Viral Video, Ini 2 Preman yang Minta Maaf dan Ajak Preman Lain Bertobat

Setelah tertangkap polisi, dua preman terminal di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, meminta maaf kepada para korbannya melalui media sosial.

Viral Video, Ini 2 Preman yang Minta Maaf dan Ajak Preman Lain Bertobat
Screenshot YouTube/ Surya
Beredar video preman minta maaf dengan tangan diborgol lalu minta pada teman-temannya agar tak meniru perbuatannya. 

TRIBUNJATENG.COM - Setelah tertangkap polisi, dua preman terminal di Kota Pematangsiantar, Sumatera Utara, bernama Hotlan Simanjutak (23) dan Iwan Siregar (29)cmeminta maaf kepada para korbannya melalui media sosial.

"Saya memohon maaf kepada korban-korban yang telah saya peras di Terminal Suka Dame dan mengucapkan terima kasih kepada polisi Polsek Pemantangsiantar yang telah membantu saya membuat pernyataan ini. Terima kasih," ucap Hotlan di video tersebut, seperti dikutip dari Surya.co.id.

Selain itu, mereka juga mengajak rekan-rekan mereka sesama preman untuk bertobat.

"Kepada teman-teman saya agar tidak melakukan tindakan tersebut kalau tidak mau bernasib seperti saya dan berurusan dengan Polres Pemantangsiantar," lanjutnya.

Pernyataan kedua preman tersebut diunggah di akun Instagram milik Polres Pematangsiantar, @polrespematangsiantar, pada hari Rabu (6/2/2019).

Berikut videonya:

Polres Siantar membenarkan telah menangkap Hotlan dan Iwan di Terminal Parluasan, Suka Dame, Pematangsiantar.

Sebelumnya, kedua pelaku terekam video melakukan pemerasan terhadap seorang penumpang yang hendak pergi ke Simpang Empat di terminal Suka Dame pada hari Selasa (5/2/2019).

Video aksi premanisme kedua pelaku tersebut sempat menjadi viral di media sosial.

"Kejadian kemarin. Memang itu kerjaan mereka," kata Kanit Reskrim Polsek Siantar Utara, Ipda Simanjuntak, di Polres Siantar, Rabu (6/2/2019).

Para pelaku tersebut mengaku sering memeras para penumpang yang baru turun dari bus di terminal tersebut.(*)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul "Viral, Video 2 Preman Minta Maaf ke Korban dan Ajak Preman Lain Bertobat"

Editor: m nur huda
Sumber: Surya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved