BLU Trans Semarang Segera Resmikan Shelter Permanen di Bandara Ahmad Yani

Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang akan meresmikan shelter Bus Rapid Transit (BRT) di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Senin.

BLU Trans Semarang Segera Resmikan Shelter Permanen di Bandara Ahmad Yani
Istimewa
Shelter BRT Trans Semarang di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani yang rencananya akan diresmikan 18 Februari 2019 mendatang oleh Pemerintah Kota Semarang. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Reza Gustav

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Trans Semarang rencananya akan meresmikan shelter Bus Rapid Transit (BRT) di Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Senin (18/2/2019) mendatang.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Badan Layanan Umum (BLU) Trans Semarang Ade Bhakti Ariawan kepada Tribunjateng.com, hari ini, Sabtu (9/2/2019).

Shelter yang baru tersebut berada di seberang tempat kedatangan dan keberangkatan bandara.

Bangunannya berwarna putih dan merah, di bagian atas bertuliskan bertuliskan Trans Semarang.

Sementara itu, saat ini, shelter BRT Trans Semarang yang beroperasi di terminal bandara tersebut masih belum permanen atau bersifat sementara.

Alihkan Bahan Bakar dari Solar ke Gas, BRT Trans Semarang Jadi Perbincangan di JCM Indonesia

Ade menyebut shelter yang di bandara saat ini kurang memadai untuk pengguna Trans Semarang.

"Shelternya masih portable, yang penting bisa naik turunkan penumpang dulu," ungkapnya.

Seorang warga Jakarta, Danang Aditya (26), mengaku merasa sangat terbantu dengan adanya BRT Trans Semarang yang masuk ke bandara.

“Yang pasti tarifnya yang sangat terjangkau karena saya sering bolak-balik Semarang-Jakarta jadi lebih irit.

Semakin suka jika ada shelter baru karena yang lama agak sempit jadi kadang berdesak-desakan,” ujarnya ketika ditemui di bandara beberapa waktu lalu.

BRT yang masuk keluar bandara sendiri merupakan bus dengan Koridor V atau lima.

Kurangi Banjir di Kawasan Gajah Semarang, Pemkot Semarang Bangun Enam Kolam Retensi

Perkiraan waktu tempuh perjalanan BRT dari bandara hingga Jalan Pemuda atau sebaliknya sekitar 30 menit.

Jumlah armada yang beroperasi dari pagi hingga sore ada sebanyak 14 bus, sedangkan malam ada lima bus yang beroperasi hingga pukul 00.00 WIB.

Tarif tetap sama, pelajar Rp 1.000 dan umum Rp 3.500. (*)

Penulis: Reza Gustav Pradana
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved