Kurangi Banjir di Kawasan Gajah Semarang, Pemkot Semarang Bangun Enam Kolam Retensi

Sebanyak enam kolam retensi akan dibangun untuk mengurangi banjir di kawasan Gajah Raya Kota Semarang.

Kurangi Banjir di Kawasan Gajah Semarang, Pemkot Semarang Bangun Enam Kolam Retensi
Tribun Jateng/ bare kingkin kinamu
Warga Jalan Karang Kimpul Selatan RT 09/ RW 01, Lastri mulai membersihkan sisa banjir akibat luapan sungai Banjir Kanal Timur, Sabtu (8/12/2018) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Jamal A Nashr

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sebanyak enam kolam retensi akan dibangun untuk mengurangi banjir di kawasan Gajah Raya Kota Semarang.

Saat ini kawasan Gajah Raya menjadi langganan banjir karena Sungai Tengang tidak mampu menampung debit air.

Kolam retensi yang sudah ada di Kandang Kebo kini tak mampu bekerja secara maksimal.

Hal ini karena dari tiga mesin pompa yang ada hanya satu yang berfungsi.

"Kita sudah berwacana yang di kawasan Masjid Agung Jawa Tengah itu untuk dibuat kolam retensi. Saat ini sedang pembahasan dan kajian desain. Karena tanpa bantuan kolam retensi baru, niscaya Gajah dan kawasan MAJT belum bisa teratasi," tutur Plt Kabid Drainase DPU Kota Semarang, Iswara Samsul, Sabtu (9/2/2019).

Permukaan Tanah di Pekalongan Turun Hampir Setengah Meter Tiap Tahun, Banjir Rob Jadi Momok

Ia mengatakan, kini pihaknya hanya bisa melakukan pembersihan sampah dan sedimentasi.

Selain itu, elevasi Sungai Tenggang juga sama dengan air laut sehingga tidak bisa mengalirkan air sesuai grafitasi.

Jalan keluarnya yaitu dengan membuat lokasi parkir air atau kolam retensi.

"Air tidak bisa kita tolak, bagaimana curah hujan ini tidak over. Estimasi kita akan ada enam kolam retensi lagi. Targetnya paling tidak satu periode ini. Kalau pembebasan selesai fisik mudah, yang sulit pembebasannya," katanya.

Halaman
12
Penulis: Jamal A. Nashr
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved