Pengacara: Lasmi Indaryani Juga Bertanggungjawab Terkait Kasus Pengaturan Skor Persibara

Ia meminta agar mantan manajer Persibara, Lasmi Indaryani turut dimintai pertanggungjawaban atas perannya dalam kasus ini.

Pengacara: Lasmi Indaryani Juga Bertanggungjawab Terkait Kasus Pengaturan Skor Persibara
TRIBUN JATENG/F ARIEL SETIAPUTRA
Ignatius S Kuncoro, Kuasa Hukum Priyanto dan Anik Yuni Artikasari, saat dijumpai awak media di Semarang, Minggu (10/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, F Ariel Setiaputra

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Kuasa hukum tersangka kasus pengaturan skor sepakbola Indonesia, Priyanto dan Anik Yuni Artikasari mengajukan justice collaborator melalui penyidik terkait kasus pengaturan skor pertandingan Liga 3 yang melibatkan Persibara Banjarnegara.

Namun hingga kini masih menunggu jawaban.

Hal ini diungkapkan Kuasa Hukum Priyanto (Mbah Pri), dan Tika, Ignatius S Kuncoro saat menggelar jumpa pers di Semarang, Minggu (10/2/2019).

Menurut dia, pihaknya mengajukan justice collaborator lantaran Priyanto dan Tika selaku kliennya bukanlah aktor utama atas kasus yang saat ini masih diperkarakan tersebut.

"Ini penting bahwa klien kami bukan aktor intelektual, tapi di atasnya masih ada,” jelas Kuncoro kepada awak media.

Satgas Antimafia Bola Tetapkan 4 Orang Jadi DPO Tersangka Pengaturan Skor

Kuncoro meminta bahwa persoalan clinetnya ini jangan sampai di politisir.

Sementara aktor utama dalam kasus yang melibatkan kliennya itu, justru terkesan kebal hukum.

"Kami ingin meringankan karena mereka ini sudah ditangkap. Siapa to Pak Pri, siapa Tika? Mereka hanya seorang wasit. Memang dia bisa membantu? Kalau memang ikut serta silakan. Tapi bukan untuk dikorbankan,” jelasnya.

Priyanto dan Tika disangkakan sejumlah pasal.

Di antaranya melanggar penipuan dan atau penggelapan, pasal tindak pidana suap, dan tindak pidana pencucian uang.

Kuncoro meminta agar tidak hanya penerima saja, namun pemberi suap juga.

Jadwal 16 Besar Piala Indonesia, PSIS Semarang Tantang Bhayangkara FC pada 19 Februari

Dalam hal ini, ia meminta agar mantan manajer Persibara, Lasmi Indaryani turut dimintai pertanggungjawaban atas perannya dalam kasus ini.

”Masak yang memberi suap malah tidak dijerat. Dia nyalon DPR sekarang dan sekarang enak saja masih di luar. Jangan sampai kasus ini dipolitir,” pungkasnya.

Perlu diketahui selain Priyanto dan Anik Yuni Artikasari, Ketua Asprov PSSI Jateng, Johar Lin Eng juga telah ditahan Satgas Antimafia Bola(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved