Permukaan Tanah Menurun Sebabkan Banjir Rob Pekalongan, Dinas Perkim LH Minta Pamsimas Dihentikan

Dinas Perumahan, Permukiman dan Lingkungan Hidup Kabupaten Pekalongan menyarankan pengeboran tanah dihentikan terkait penurunan tanah.

Permukaan Tanah Menurun Sebabkan Banjir Rob Pekalongan, Dinas Perkim LH Minta Pamsimas Dihentikan
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Sejumlah rumah terendam air akibat banjir rob yang menerjang Pekalongan beberapa waktu lalu. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Adanya pengeboran baru untuk Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) menambah parah dampak dari penurunan muka tanah di Pekalongan.

Tak hanya pesisir Kota Pekalongan yang menjadi langganan banjir rob namun Kabupaten Pekalongan turut ikut terdampak.

Dikarenakan hal tersebut, Dinas Perumahan, Permukiman dan Lingkungan Hidup (Perkim LH) Kabupaten Pekalongan menyarankan pengeboran tanah dihentikan.

Permukaan Tanah di Pekalongan Turun Hampir Setengah Meter Tiap Tahun, Banjir Rob Jadi Momok

Kabid Ciptakarya Perkim LH Murdiarso menuturkan, pengeboran tanhan harus dibatasi.

“Jika melihat dampaknya memang harus dibatasi bahkan dihentikan. Namun juga harus diimbangi dengan solusi agar kebutuhan air minum tetap ada,” katanya melalui sambungan telpon kepada Tribunjateng.com, Minggu (10/2/2019).

Ia menuturkan kebutuhan masyarakat akan air minum harus dicarikan alternatif lainya seperti pemanfaatan air permukaan. 

“Jika kebutuhan air bersih bisa dicukupi menggunakan air permukaan, maka pelarangan pengeboran itu hukumnya wajib dilakukan,” paparnya.

Rayakan Imlek, Pemkab Pekalongan Kolaborasikan Wayang Kulit dan Barongsai

Murdiarso menuturkan pengeboran tanah di pesisir untuk PAMSIMAS tidak banyak, namun lebih banyak pengeboran yang dilakukan untuk dunia usaha dan masyakat desa.

“Masalahnya jika ada pihak yang melakukan pngeboran terkadang mengatasnamkan program PAMSIMAS. Padahal satu desa hanya ada satu sumur PAMSIMAS, kalau dalam satu desa ada lebih dari satu sumur, bisa dipastikan itu bukan program PAMSIMAS,” imbuhnya.

Sementara itu data dari Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Dinperkim) Kota Pekalongan, terdapat 47 PAMSIMAS yang tersebar di tiga kecamatan.

Adapun tiga Kecamatan tersebut yaitu Kecamatan Utara, Barat, dan sebagian Kecamatan Pekalongan Selatan. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved