Target Undip 5 Tahun ke Depan: Masuk 500 Besar Universitas Dunia

Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memiliki target 5 tahun ke depan. Di antaranya masuk dalam jajaran 500 besar universitas dunia

Target Undip 5 Tahun ke Depan: Masuk 500 Besar Universitas Dunia
Istimewa
Rektor Undip Yos Johan Utama (tengah) foto bareng di sela rapat kerja awal tahun 2019 (Rakerta) Undip, di Hotel Grand Candi, Semarang, Sabtu (9/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akbar Hari Mukti

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Universitas Diponegoro (Undip) Semarang memiliki target 5 tahun ke depan. Di antaranya masuk dalam jajaran 500 besar universitas dunia, dan juga peningkatan mutu sumber daya manusia (SDM).

Hal tersebut diungkapkan Rektor Undip Yos Johan Utama di rapat kerja awal tahun 2019 (Rakerta), di Hotel Grand Candi, Semarang, Sabtu (9/2/2019).

"Semoga target tersebut bisa terealisasi 5 tahun mendatang. Kami optimistis," paparnya.

Selain itu, menurutnya Undip juga segera melakukan evisiensi. Di antaranya memangkas jabatan wakil dekan di Undip.

"Jika jabatan wakil dekan tadinya 4 orang maka kami ringkas menjadi hanya dua orang wakil dekan saja," papar Yos.

Yos juga mengemukakan bahwa Undip akan menggabungkan sejumlah program studi. Disinggung lebih jauh tentang apa saja prodi yang dimaksud, Yos tak menjawabnya detail.

"Beberapa program studi akan digabung dan akan menghasilkan 1 program studi dengan beberapa konsentrasi. Kita juga akan menghilangkan sekretaris program studi," papar dia.

Lebih jauh, penggunaan kertas dalam kegiatan perkuliahan di Undip juga akan dikurangi. Hal tersebut menurut Yos Johan dilakukan dalam rangka efisiensi.

"Sistem paperless akan dilakukan. Kita juga akan meningkatkan jumlah guru besar, kerjasama dan publikasi internasional, tidak lupa juga kualitas dosen maupun tendik akan kami tingkatkan," paparnya.

Yos berharap para Dekan di Undip memacu diri meraih gelar Profesor sekaligus memacu SDM di lingkup Undip menjadi lebih baik.

Di antaranya mendorong dosen dan juga tenaga pendidik di masing-masing unit meningkatkan kualitas pendidikan dan kemampuannya.

"Efisiensi dimaksudkan untuk memacu capaian kerja dan produktivitas hasil riset yg dapat menembus industri yg memberi kemanfaatan untuk masyarakat," ujar Yos. (Ahm)

Penulis: akbar hari mukti
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved