Warga Ingin Tindak Pidana Pemuda yang Seret Kucing Pakai Motor: Sudah Ada Undang-undangnya

Pecinta binatang memberikan komentar pedas terkait aksi dua pemuda menyeret seekor kucing menggunakan kendaraan di Pantai Wonokerto Pekalongan.

Warga Ingin Tindak Pidana Pemuda yang Seret Kucing Pakai Motor: Sudah Ada Undang-undangnya
Istimewa
Aksi dua pemuda menyeret kucing berkeliling jalan raya di wilayah Kecamatan Wonokerto Kabupaten Pekalongan menggunakan sepeda motor, Minggu (10/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pecinta binatang memberikan komentar pedas terkait aksi tak pantas yang dilakuan dua pemuda menyeret seekor kucing menggunakan kendaraan bermotor di pesisir Pantai Wonokerto Kabupaten Pekalongan.

M Rifqi satu di antaranya, meminta polisi mempidanakan pelaku karena melakukan perbuatan tercela dan tak pantas dicontoh.

“Perlindungan hewan sudah ada Undang-undangnya, kalau menyiksa secara sengaja bisa dipidanakan,” katanya, Jumat (10/2/2019).

Pihaknya menerangkan dari komunitas pecinta kucing hanya bisa mendorong agar pihak berwajib menindaklanjuti kasus tersebut.

Viral Video Kucing Diseret Pakai Motor di Pekalongan, Ini Kesaksian Diefie yang Merekamnya

“Kalau dari komunitas pecinta kucing di Pekalongan mungkin hanya bisa mendorong penyelesaian kasus melalui Animal Defender Indonesia,” paparnya.

Terkait pasal 302 tentang perlindungan hewan, menurut Rifqi sudah banyak dipahami di kota-kota besar.

“Namun di Pekalongan belum begitu paham akan pasal tersebut, kami juga belum pernah mendengar ada pelaku penyiksaan hewan yang dipidanakan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Wiradesa AKP Yorisa Prabowo, menerangkan pihaknya belum menerima laporan resmi terkait penyiksaan hewan tersebut.

Membeku Setelah Terkubur di Salju, Kucing Ini Berhasil Selamat 

“Walaupun belum mendapatakan laporan resmi, namun kami sudah melihat video tersebut, video yang beredar akan kami gunakan sebagai barang bukti,” imbuhnya.

AKP Yorisa menginstruksikan jajaran Polsek Wiradesa melakukan penyelidikan atas aksi yang dilakukan dua pemuda tersebut.

“Anggota kami sedang malakukan penyelidikan, adaa informasi pelaku mengidap gangguan jiwa, namun akan kami pastikan terlebih dahulu,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved