Berniat Berantas Narkoba di Rumah Tahanan, Kemenkumham Jateng Lakukan Sidak

Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng akan melakukan sidak dengan menggeledah seluruh ruang narapidana di Rumah Tahanan Rutan di Jawa Tengah.

Berniat Berantas Narkoba di Rumah Tahanan, Kemenkumham Jateng Lakukan Sidak
TRIBUN JATENG/RAHDYAN TRIJOKO PAMUNGKAS
Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dengan menggeledah seluruh ruang narapidana di Rumah Tahanan ( Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan di Jawa Tengah. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Rahdyan Trijoko Pamungkas

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Maraknya peredaran narkotika tidak membuat Divisi Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Kanwil Jawa Tengah tinggal diam.

Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jateng akan melakukan inspeksi mendadak (Sidak) dengan menggeledah seluruh ruang narapidana di Rumah Tahanan (Rutan) dan Lembaga Pemasyarakatan di Jawa Tengah.

Kepala Kemenkumham Kanwil Jateng, Dewa Putu Gede mengatakan niatan menghentikan perederan, penyimpanan,dan penggunaan narkotika di dalam lapas bukanlah hal yang baru.

Pihaknya akan lebih serius membersihkan lapas dan rutan dari narkoba.

Tahanan di Rutan Solo Ricuh, Ini Penjelasan Kepala Rutan

"Minimal mampu mengurangi kejadian perederan, penyimpanan,dan penggunaan narkotika. Terutama pemakaian handphone (ponsel) yang mengakibatkan terjadinya peredaran narkoba di dalam lapas," ujarnya saat jumpa pers di Kanwil Kemenkumham Jateng, Senin (11/2/2019).

Menurut Dewa, keseriusan pemberantasan narkoba merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Nomor PAS-126, PK. 02.10.01 Tahun 2019 tentang langkah-langkah progresif dan upaya serius untuk memberhentikan narkoba di Lapas, rutan maupun LPKA di seluruh Indonesia oleh Direktorat Jenderal (Ditjen) Pemasyarakatan, Kemenkumham. Langkah-langkah progresif tersebut akan dilakukan seminggu sekali.

"Minggu pertama dilakukan penggeledahan terhadap handphone maupun narkoba di dalam Lapas. Minggu kedua Divisi Pemasyarakatan melakukan tes urine, Kalapas,Karutan, dan Ka LPKA lakukan penggeledahan di tempat hunian serta tempat-tempat tertentu yang disinyalir menyimpan barang- barang haram, Minggu ketiga Kalapas masih tetap sama melakukan penggeledahan, dan divisi pemasyarakatan menggeledah tempat kerja Kalapas, Karutan, serta Ka LPKA berserta jajarannya setiap hari. Minggu keempat membuat laporan tentang kegiatan tersebut," paparnya.

Dirinya tidak segan menjatuhkan hukuman disiplin terhadap petugas yang melakukan pelanggaran tersebut.

Selain itu, pihaknya juga akan memindahkan napi yang disinyalir melakukan peredaran narkoba.

"Kami akan tempatkan para narapidana yang melakukan peredaran narkoba ke tempat yang lebih ketat," imbuhnya.

Suami Inneke Koesherawati Rogoh Rp 1,7 M Untuk Bangun Saung di Lapas Sukamiskin

Ia mengatakan pemberantasan narkoba di dalam Lapas, Divisi Pemasyarakatan juga menggandeng Badan Nasional Narkotika (BNN) dan Kepolisian.

Pihaknya akan menyerahkan kepada kepolisian maupun jika ada yang terlibat narkoba di dalam lapas.

"Upaya tetap kami lakukan. Tetapi peredaran narkoba masih terjadi dimana-mana yang melibatkan petugas maupun narapidana," ujar dia. (*)

Penulis: rahdyan trijoko pamungkas
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved