Cegah Teror Pembakaran Mobil, Kapolres Demak Imbau Warga Aktifkan Kembali Poskamling

Kasus pembakaran mobil maupun motor akhir-akhir sering marak terjadi di wilayah Semarang, Kendal, Ungaran

Cegah Teror Pembakaran Mobil, Kapolres Demak Imbau Warga Aktifkan Kembali Poskamling
Tribunjateng/Alaqsha Gilang Imantara
Apel Kaposkamling - Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar, Bupati Demak, Natsir dan Dandim Demak, Abi Kusnianto bersinergi bersama dalam apel Kaposkamling di Mapolres Demak, Senin (11/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Alaqsha Gilang Imantara

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Kasus pembakaran mobil maupun motor akhir-akhir sering marak terjadi di wilayah Semarang, Kendal, Ungaran, dan yang terakhir Grobogan. Hal itu menjadi atensi Polres Demak untuk mencegah teror tersebut supaya tidak terjadi di Demak.

Sebagai upaya pencegahan, Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar mengimbau warga Demak untuk mengaktifkan kembali poskamling dan memasang portal di jalan untuk mencegah orang tidak kenal ketika akan melancarkan aksinya. Apalagi jika masyarakat ingin memasang CCTV maka hal tersebut lebih baik.

"Jika menemukan orang tak di kenal masuk ke kampung, maka bisa melapor ke RT/ RW karena poskamling buka 24 jam dan bisa tercatat, diharapkan jika ditemui gejala-gejala yang berpotensi kriminal dan menimbulkan konflik dimasyarakat bisa dicarikan solusi,"ujar Arief kepada wartawan disela Apel Kaposkamling di Mapolres Demak, Senin (11/2/2019).

Ditambahkan, Polres Demak menghidupkan kaposkamling juga untuk mengamankan lingkungan karena pileg dan pilpres 2019 semakin dekat.

"Kami mohon peran swakarsa masyarakat dalam program siskamling untuk menjaga lingkungan masing-masing karena hal itu menjadi kewajiban bersama-sama, bukan hanya Polri dan TNI yang sudah berupaya menjalankan kamtibnas secara menyeluruh,"ungkapnya.

Polres Demak bersama-sama pemkab Demak dan TNI melakukan penanganan kegiatan kambybnas yang kondusif yang aman.

Teror yang terjadi baru - baru ini di Demak yaitu pelemparan mobil menggunakan batu di daerah Pucanggading.

"Kami bersama Babinsa, dan anggota Poskamling melakukan identifikasi atau penyidikan bahwa yang melakukan adalah sekelompok anak-anak remaja yang sering ngonkrong sambil minum-minam dan melempar batu di mobil tersebut,"ungkapnya.

Namun demikian, karena pelaku masih dibawah umur semua, polres Demak melakukan pembinaan terhadap anak-anak remaja ini.

Polres Demak mengimbau warga atau masyarakat untuk ikut membantu pemerintah melaksanakan pembinaan terhadap anak.

"Anak-anak perlu ada pengawasan di lingkungan sekolah, karena peran orang tua sangat penting dalam mengawasi, membina dan membimbing anak,"tuturnya.

Polres Demak juga terus mentertibkan peredaran minuman keras karena sudah ada perdanya, sehingga bisa melakukan penertiban.

"Apabila ada pelaku teror di Demak, kami akan melakukan tindakan tegas, terukur dan harus disesuaikan dengan aturan yang ada, apabila mereka melawan kita bisa penembakan atau pelumpuhan,"jelasnya.(*)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved