Iri Keperawanan Putrinya Diberikan Pacar, Seorang Ayah Tega Perkosa Putrinya hingga 5 Tahun

Petaka ini berawal saat HN mengajak putrinya ER untuk bersetubuh dengan dirinya sambil mengancam

Iri Keperawanan Putrinya Diberikan Pacar, Seorang Ayah Tega Perkosa Putrinya hingga 5 Tahun
Tribunjateng/Alaqsha Gilang Imantara
Setubuhi Anak - Kapolres Demak, AKBP Arief Bahtiar melakukan konferensi pers terkait persetubuhan dan pencabulan anak dibawah umur di Mapolres Demak, Senin (11/2/2019). 

Kasatreskrim AKP Aris Munandar, mengaku telah berupaya untuk mencegah kasus persetubuhan dan pencabulan di Demak yaitu polres Demak melakukan penyuluhan-penyuluhan ke wilayah - wilayah di Demak berkoordinasi dengan Pemda Demak dan komandan atau Kapolres Demak tentang bahaya pencabulan dan persetubuhan.

INGAT! Warga Tak Mengurus KTP Elektronik Terancam Tak Bisa Urus Dokumen, Ini Jadwalnya

Sementara itu, pendamping hukum Pusat Pelayanan Terpadu (ppt) Harapan baru Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Demak, (Dinsos P2PA), Bibik Nurudduja, mengatakan dinsos P2PA telah melakukan penelitian terhadap korban melalui pekerja sosialnya.

"Kami prihatin dengan kasus ini dan akan menindaklanjuti untuk melakukan upaya-upaya agar korban bisa bertahan dan tetap mempunyai harapan dalam hidupnya,"ujarnya ditemui di Dinsos P2PA Demak, Senin (11/2/2019) siang.

Apalagi sekarang korban dalam keadaan hamil.

Jika ayah dari bayinya adalah ayahnya sendiri, bayi tersebut dapat beresiko memiliki cacat bawaan.

"Dengan keadaan korban yang telah menjadi orang tua tunggal sebelumnya, tentu kehidupan korban menjadi sangat berat,"jelasnya.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang berada di sekeliling korban, hendaknya tidak mengolok-olok korban atau berperilaku yang memperberat beban perasaan korban.

Sebelum Driver Ojol Bakar Diri Sering Bilang Sedang Naik Pesawat Sambil Merokok, Apa Maksudnya?

Berdasarkan data yang dihimpun dari Dinsos P2PA Demak, kekerasan perempuan dan anak dibawah umur pada tahun 2018 terdapat 50 kasus dengan rincian kekerasan seksual 22 kasus, kekerasan fisik 24 kasus, Melarikan anak 2 kasus, KDRT 1 kasus, Bullying 1 kasus.

Kemudian, kekerasan perempuan dan anak dibawah umur pada tahun 2017 terdapat 81 kasus, dengan rincian:

- Pencabulan dan persetubuhan dengan anak 20 kasus

Halaman
1234
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved