Ketua DPRD Minta Pemkot Semarang Petakan Titik-titik Rawan Bencana di 16 Kecamatan

Ketua DPRD Kota Semarang, Supriyadi meminta Pemkot Semarang mengantisipasi titik-titik rawan bencana di 16 kecamatan Kota Semarang.

Ketua DPRD Minta Pemkot Semarang Petakan Titik-titik Rawan Bencana di 16 Kecamatan
Istimewa
Anggota dari BPBD Kota Semarang mengecek kondisi atap dan tembok rumah terdampak longsor di Gajahmungkur, Semarang, semalam, Kamis (7/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Eka Yulianti Fajlin

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Semarang, Supriyadi meminta Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang mengantisipasi titik-titik rawan bencana di 16 kecamatan di Kota Semarang.

Hal ini mengingat topografi Kota Semarang yang beragam yakni pesisir, perbukitan, dan persawahan.

Hal itu tidak menutup kemungkinan terjadi bencana seperti tanah longsor maupun banjir.

Terlebih, Kamis (7/2/2019) lalu telah terjadi tanah longsor di Kelurahan Gajahmungkur yang menyebabkan seorang ibu dan anak tertimbun tanah.

"Di area perbukitan apalagi menghadapi musim hujan yang cukup panjang ini, tentunya dari Pemkot utamanya BPBD dan kecamatan, mengantisipasi titik-titik rawan yang ada di 16 kecamatan," kata Supriyadi.

Wali Kota Semarang Kunjungi Korban Longsor di Gajahmungkur yang Tewaskan Seorang Balita

Lebih lanjut, dia menuturkan, pemerintah kota diharapkan mempunyai data titik-titik bencana.

Titik bencana itu kemudian harus lebih diawasi, diwaspadai.

Jika berpotensi membahayakan maka perlu langkah relokasi.

"Kalau memang butuh dana untuk relokasi warga dititik-titik bencana ini, pasti kita dukung untuk bisa menganggarkan terkait pengadaan lahan untuk relokasi tersebut," ujarnya.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved