Kopi Lembut Bakir dan Durian Jadi Pembeda Pasar Sawah Luwijawa Tegal dengan Pasar Lain, Penasaran?

Keistimewaan itu terdapat pada kopi dan durian yang dijual beberapa pedagang Pasar Sawah

Kopi Lembut Bakir dan Durian Jadi Pembeda Pasar Sawah Luwijawa Tegal dengan Pasar Lain, Penasaran?
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
Kopi arabica khas Desa Luwijawa bernama Kopi Lembut Bakir. Bibit kopi yang berasal dari Lampung ini sukses dibudidaya di tanah Desa Luwijawa, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pasar Sawah di Desa Luwijawa, Kecamatan Jatinegara, Kabupaten Tegal memiliki keunikan tersendiri meski konsep dan model sepenuhnya terinspirasi dari Pasar Slumpring.

Ya, Pasar Sawah yang diusung Pemkab Tegal sebagai destinasi wisata desa ini memang mencontoh pendahulunya, Pasar Slumpring, Desa Cempaka, Kecamatan Bumijawa.

Keistimewaan itu terdapat pada kopi dan durian yang dijual beberapa pedagang Pasar Sawah.

Kopi dan durian pada Pasar Sawah yang merupakan khas hasil kekayaan bumi di Desa Luwijawa tersebut bahkan menjadi pembeda dengan Pasar Slumpring.

"Yang membedakan di sini adalah kopi dan duriannya. Kalo untuk jualan jajanan tradisional yang tersedia hampir sama semua dengan Pasar Slumpring. Cara bayarnya pun sama, pake koin. Kami di sini memang mencontoh," ujar Kepala Desa (Kades) Luwijawa, Agus Suprayitno saat ditemui Tribunjateng.com, di peresmian Pasar Sawah, Minggu (10/2/2019) kemarin.

Menurut Agus, kopi arabica yang ringan di tenggorokan dan lambung saat diminum itu bernama Kopi Lembut Bakir.

Bibit kopi itu sendiri, kata Agus, berasal dari Lampung dan mulai ditanam di Desa Luwijawa sejak tahun 2000.

Dia menjelaskan, munculnya nama Kopi Lembut Bakir itu berasal dari seorang petani kopi bernama Wasto yang rela pergi ke Lampung untuk membudidaya di tanah Desa Luwijawa.

"Kalo tidak salah sejak tahun 2000. Dia (Wasto) ngambil bibit ke Lampung. Karena diproses tanamnya secara alami tanpa yang aneh-aneh, kopi ini terasanya jadi lebih ringan saat dinikmati," cerita Agus.

Halaman
12
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved