Liputan Khusus

Korban Teror Pembakaran Mobil di Semarang Tak Bisa Narik Taksi

Padahal mobil yang dibakar oleh pelaku teror di semarang tersebut merupakan modal utama mencari nafkah sebagai pengemudi Taksi daring

Korban Teror Pembakaran Mobil di Semarang Tak Bisa Narik Taksi
Tribunjateng.com/Muh Radlis
Dugaan pembakaran mobil oleh orang tak dikenal kembali terjadi. Kali ini mobil Daihatsu Ayla warna putih di Jalan Ciliwung, Mlatiharjo, Semarang Timur, Kota Semarang, menjadi sasarannya, Kamis (31/1/2019) dini hari. 

Pasca kejadian, Wibowo langsung mengurus asuransi mobil, baru keesokan harinya melaporkan kejadian ke Polsek Semarang Barat. Kendaraan tersebut sejatinya adalah milik Sunarto, sedangkan dirinya hanya menjalankan sebagai sopir taksi online.

Akibat pembakaran, mobil mengalami kerusakan di beberapa bagian antara lain kaca pecah, wiper serta ban mengalami rusak bakar. Beruntung semua perbaikan tercover oleh asuransi sehingga dirinya tidak perlu mengeluarkan biaya.

 Wibowo mulai menjadi pengemudi taksi online sejak Agustus 2018. Sebelumnya ia bekerja selama sembilan tahun sebagai sopir taksi express. Ia pun tak mengerti kenapa mobilnya yang menjadi korban, padahal banyak kendaraan lain yang parkir di depan rumah. Sejauh ini ia merasa tidak pernah memiliki musuh atau ancaman apapun,

Menurut Wibowo, usai melaporkan kejadian, awalnya polisi mengira pembakaran ini merupakan laporan biasa, sehingga cukup lama direspon. Baru ketika muncul kasus serupa di berbagai lokasi barulah polisi sering memintai keterangan dan mendatangi lokasi kejadian di depan rumah. Tidak hanya dari Polsek, ada petugas dari Polrestabes, Polda hingga Mabes Polri.

Belum ada pihak selain polisi yang berurusan dengannya dalam perkara pembakaran kendaraan. Bantuan ganti rugi pun juga tidak ada. Seminggu lalu terakhir kali ia berhubungan dengan polisi untuk dimintai tanda tangan berita acara perkara.

Ia berharap pelaku segera ditangkap. Wibowo tidak merasa dendam kepada pelaku. “Biarkan nanti hukum yang mengadili pelaku,” imbuhnya.

Wibowo memaklumi jika polisi sulit mengungkap atau menangkap pelaku kasus pembakaran kendaraan, sebab saksi serta alat bukti sulit yang minim.

Klaim asuransi tergantung penyebab

Kasus pembakaran kendaraan terjadi di beberapa wilayah di Jawa Tengah. Insiden yang terjadi beberapa hari terakhir ini masih menyimpan misteri.

Pihak berwajib terus mengejar pelaku pembakaran puluhan kendaraan bermotor, termasuk menyibak motif pelaku melakukan aksi meresahkan itu.

Halaman
1234
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved