Pedestrian di Jalan MT Haryono Semarang Dipercantik Motif Warna-Warni

Pemerintah Kota Semarang melakukan pengecatan warna-warni di pedestrian dari belokan Wonodri hingga perempatan Bangkong

Pedestrian di Jalan MT Haryono Semarang Dipercantik Motif Warna-Warni
Tribunjateng.com/Like Adelia
Seorang warga sedang berjalan-jalan di kawasan pedestrian Jalan MT Haryono, Senin (11/2/2019) 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Like Adelia 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Kawasan pedestrian di Jalan MT Haryono, Kota Semarang kini semakin cantik. 

Pemerintah Kota Semarang melakukan pengecatan warna-warni di pedestrian dari belokan Wonodri hingga perempatan Bangkong. 

Pedestrian di sisi barat dicat dengan warna biru dan merah dengan garis pembatas putih, sedangkan di sisi timur dicat dengan warna hijau.

"Sekitar enam bulanan ya, ya jadi tampak rapi pedestriannya,"  ucap M Fuad Amir (60) satu di antara petugas parkir di Jalan MT Haryono, Senin (11/2/2019). 

Selain dicat, kawasan pedestrian kini dilengkapi dengan kursi taman di sejumlah titik sisi barat. 

Lampu-lampu taman dan tanaman hias juga ditambahkan di sisi barat.

Sedangkan di sisi timur dibentuk zig-zag untuk lokasi parkir kendaraan roda empat. 

Sisi timur pedestrian Jalan MT Haryono, berfungsi untuk parkir kendaraan.
Sisi timur pedestrian Jalan MT Haryono, berfungsi untuk parkir kendaraan. (Tribunjateng.com/Like Adelia)

"Bagus sih, mungkin pemerintah harus nambahi parkir motor ya, kayaknya gak ada tempat parkir motor. Adanya mobil, kalo parkir di jalan nanti bikin macet,"ucap Hutami (30) satu diantara pejalan kaki kepada Tribunjateng.com. 

Hutami juga berharap agar seluruh pedestrian di wilayah Semarang bisa dibuat seperti ini. 

Pedestrian ini juga sering dimanfaatkan anak-anak muda untuk nongkrong saat sore menjelang malam. 

"Sering kalo sore mau malam, anak anak nongkrong di sini yang ada kursinya. Kadang foto-foto," ucap Amir. 

Namun meskipun di sepanjang pedestrian sudah dilengkapi dengan besi pembatas, masih banyak pengguna sepeda motor yang naik atau lewat pedestrian saat macet. 

"Ini pedestriannya makin lebar, jalannya sedikit menyempit. Jadi kalo SMA Sedes macet ya masih ada motor yang naik trotoar, saya mau melarang juga tidak bisa," lanjut Amir. 

Pedestrian ini sendiri menggunakan beton serap air atau beton berpori sehingga jika hujan turun air tetap bisa meresap ke tanah dan mengurangi resiko banjir. (*)

Penulis: Like Adelia
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved