Pemkab Tegal akan Bangun Tiga TPA Berskala Besar Tahun Ini

Pemkab Tegal berencana akan membangun tiga unit Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berskala besar tahun 2019 ini

Pemkab Tegal akan Bangun Tiga TPA Berskala Besar Tahun Ini
Tribunjateng.com/Akhtur Gumilang
TPS Kebasen di Jalan Raya Dua Tegal-Slawi yang sudah dihentikan oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tegal sejak awal Februari 2019 kemarin. 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Akhtur Gumilang

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pemkab Tegal berencana akan membangun tiga unit Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berskala besar tahun 2019 ini.

Tiga TPA besar itu nantinya akan dibangun di Desa Karangmalang, Penujah, Kecamatan Kedungbanteng, dan Desa Margasari Kecamatan Margasari.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tegal, Widodo Joko Mulyono menuturkan, tiga TPA baru itu ditargetkan bisa mulai beroperasi secepatnya.

Pasalnya, kata Joko, keberadaan sampah di Kabupaten Tegal dinilai sudah darurat.

"Jujur kalo soal sampah, saya betul malu. Kita harus perbaiki maping pengangkutan sampah dari hilir ke hulu karena sampah sudah darurat di sini," kata Joko kepada Tribunjateng.com, Senin (11/2/2019).

Dia meminta agar dinas terkait yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera kembali menghitung jumlah seluruh Tempat Pembuangan Sementara (TPS) dan TPA di Kabupaten Tegal.

Apabila sudah dijumlah, Sekda ingin setiap TPS dan TPA diberi nomer secara mengurut.

Menurut dia, hal itu dilakukan untuk menyesuaikan jumlah armada truk pengangkut sampah yang hanya ada sebanyak 60 unit.

"Agar armada truk pengangkut sampah beroperasi secara terjadwal. Jadi, satu truk bisa mengangkut sampah daru beberapa TPS ke TPA. Jika alur kerjanya sudah rapih, pasti anggaran pun akan mengikuti," tegas Joko.

Dalam hal ini, dia memang mengakui bahwa alur maping pengangkutan sampah di Kabupaten Tegal masih amburadul sehingga banyak sampah yang terbengkalai.

Maka, dia berharap dengan adanya tiga TPA besar yang baru itu bisa segera meminimalisir dan mengurangi sampah berserakan di Kabupaten Tegal.

"Mohon segera. Bulan ini (Februari), maping tersebut harus sudah jadi. Siapkan pula SDMnya," pesan Sekda.

Sementara terkait masalah TPS Kebasen di jalur dua jalan raya Tegal - Slawi yang banyak dikeluhkan masyarakat, pihaknya mengaku sudah memindahkan ke TPS Desa Pesarean Kecamatan Adiwerna.

"Sejak awal Februari kemarin. TPS di Kebasen sudah dipindahkan ke TPS Desa Pesarean, depan RSI Muhammadiyah Singkil. Jadi, tak boleh lagi ada aktivitas buang sampah di Kebasen," tandasnya. (*)

Penulis: Akhtur Gumilang
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved