Polres Sukoharjo Sulap Mobil SPKT Jadi Perpustakaan Berjalan

Perpustakaan berjalan atau keliling berupa mobil dimodifikasi untuk menampung ratusan buku bacaan anak, tabloid kepolisian, dan ilmu pengetahuan.

Polres Sukoharjo Sulap Mobil SPKT Jadi Perpustakaan Berjalan
HUMAS POLRES SUKOHARJO
Personel Sat Binmas Polres Sukoharjo membuka perpustakaan berjalan di kawasan Tugu Jamu, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (10/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Daniel Ari Purnomo

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Sat Binmas Polres Sukoharjo, Jawa Tengah, mengubah mobil operasional kepolisian menjadi perpustakaan berjalan atau keliling.

Mobil bertipe minibus itu dimodifikasi untuk menampung ratusan buku bacaan anak, tabloid kepolisian, dan ilmu pengetahuan.

Badan mobil tempeli stiker gambar dan slogan ajakan budayakan membaca.

Kasat Binmas Polres Sukoharjo, AKP Tri Hartini, menuturkan mobil tersebut difungsikan untuk Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT).

Interior mobil pun sebagian besar sudah direnovasi kecuali kabin pengemudi.

Ruang tengah dan kabin belakang dirancang mirip rak sebagai wadah buku.

"Kami hadirkan perpustakaan berjalan ini untuk mendukung program pemerintah, Gerakan Indonesia Membaca. Kami keliling sesuai jadwal dan piket," ujar AKP Hartini, Senin (11/2/2019).

Dia berujar, pemilihan lokasi kunjungan berdasar keramaian ruang publik.

Semisal lokasi Car Free Day, Tugu Jamu, Alun-alun Satya Negara, Gedung Lowo, dan utara hotel Fave Sukoharjo.

"Dengan banyak membaca diharapkan masyarakat akan meningkat ilmu pengetahuan dan wawasannya," ucapnya.

Warga mengunjungi perpustakaan berjalan di kawasan Tugu Jamu, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (10/2/2019).
Warga mengunjungi perpustakaan berjalan di kawasan Tugu Jamu, Kabupaten Sukoharjo, Minggu (10/2/2019). (HUMAS POLRES SUKOHARJO)

Kapolres Sukoharjo, AKBP Iwan Saktiadi, mengatakan program itu diciptakannya untuk mendekatkan Polri dengan masyarakat.

"Kami ingin memperlihatkan polisi itu tidak selalu seram, kesannya horor. Ada polisi yang memasyarakat, polisi yang dekat dan terbuka dengan warga. Melalui program ini, kami berharap dapat dimanfaatkan warga untuk bersosialisasi sekaligus mengedukasi putra-putrinya agar butuh membaca," kata Iwan.

Kegiatan itu akan dilaksanakan secara bergiliran minggu sekali dengan lokasi berbeda-beda. (*)

Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved