Slamet Tega Bunuh Bayinya Berumur 4 Bulan, Gara-gara Syaifullah Menangis Digendong Sang Ayah

Sungguh tega Slamet, menghabisi nyawa bayinya sendiri yang masih berumur empat bulan, Syaifullah.

Slamet Tega Bunuh Bayinya Berumur 4 Bulan, Gara-gara Syaifullah Menangis Digendong Sang Ayah
TRIBUN JAKARTA/EGA ALFREDA
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Pol Abdul Karim saat menginterogasi Slamet tersangka pembunuhan anak kandungnya sendiri yang berumur empat bulan, Jumat (8/2/2019). 

Pukul 18.45 waktu setempat, Slamet dan istrinya pun berlari menuju RSUD Kalideres.

Mereka membawa Syaifullah yang sudah lemas tak berdaya itu.

"Kemudian hasilnya diketahui korban meninggal dunia.

Menurut petugas RSUD Kabupaten Tangerang, sebab kematian korban ini akibat kekerasan pada punggung yang menyebabkan patah tulang iga.

Kemudian terjadi pendarahan dan gangguan proses pernafasan," jelas Kapolres.

Atas perbuatannya, pelaku diganjar pasal berlapis.

Masing-masing Pasal 76 jo Pasal 80 ayat 3 dan ayat 4 UU Perlindungan Anak dan Pasal 44 KUHP tentang menghilangkan nyawa korban.

"Adapun ancaman hukuman yaitu mengakibatkan korban mati dipidana penjara paling lama 15 tahun atau denda paling banyak Rp 3 miliar," tegas Abdul. (TribunJakarta.com/Ega Alfreda)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Kronologis Pembunuhan Bayi 4 Bulan oleh Ayah Kandung di Tangerang Hingga Tewas Mengenaskan

Editor: abduh imanulhaq
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved