Sopir Taksi Gantung Diri: Wahai Para Rentenir Online, Kita Bertemu Nanti di Alam Sana

Meski dirinya terjerat hutang, Zul menuliskan agar jangan ada yang membayarkan hutang miliknya tersebut karena itu merupakan masalah pribadinya.

Sopir Taksi Gantung Diri: Wahai Para Rentenir Online, Kita Bertemu Nanti di Alam Sana
net
ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM -- Terkuak beberapa fakta terkait kasus sopir taksi gantung diri di kamar kos Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

Salah satu fakta yang terkuak dari kasus sopir taksi gantung diri di Jakarta Selatan ini ternyata sebelum mengakhiri hidupnya, pria tersebut sempat meninggalkan sebuah surat.

Dari surat tersebut ada 4 fakta yang terungkap dalam kasus sopir taksi gantung diri di Jakarta Selatan ini.

Dikutip dari Kompas.com pada Senin (11/2/2019), ditemukan seorang sopir taksi yang tewas gantung diri.

Kanit Reskrim Polsek Mampang Iptu Anton Apriyanto menuliskan kalau pria tersebut merupakan seorang sopir taksi salah satu perusahaan.

Berdasarkan hasil penyelidikan kepolisian, diketahui korban bernama Zulfadli dengan umur 35 tahun.

Dikutip dari Warta Kota dan Kompas.com, berikut Grid.ID rangkum empat fakta terkait kasus sopir taksi yang gantung diri di Jakarta Selatan.

1. Gantung diri di kamar kos milik temannya

Rekan Zulfadli yang bernama Nardi mengatakan kalau sebelumnya Zul datang ke kamar kosnya pada Minggu malam.

Zul mengatakan kalau dirinya ingin menginap disana karena tidak bisa tidur di mess karyawan milik perusahaan.

Halaman
123
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Grid.ID
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved