Viral Video Kucing Diseret, Pencinta Hewan dari Berbagai Daerah Datangi Mapolres Pekalongan

Pecinta hewan tersebut langsung menuju Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang terletak di depan halaman Mapolres.

Viral Video Kucing Diseret, Pencinta Hewan dari Berbagai Daerah Datangi Mapolres Pekalongan
Tribun Jateng/Budi Susanto
Pecinta satwa dari berbagai daerah datangi SPKT Polres Pekalongan untuk melaporkan pelaku penganiayaan kucing yang videonya biral di Medsos, Senin (11/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Budi Susanto

TRIBUNJATENG.COM, PEKALONGAN - Pecinta satwa dari berbagai daerah datangi Mapolres Pekalongan untuk melaporkan kasus penyiksaan seekor kucing yang videonya viral di medsos.

Pecinta hewan tersebut langsung menuju Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) yang terletak di depan halaman Mapolres.

Doni Herdaru perwakilan Animal Defender Indonesia mengatakan, pecinta satwa dari Jakarta, Yogyakarta, Batang dan Pekalongan bersama-sama melaporkan aksi penganiayaan kucing yang viral di medsos.

“Kami datang ke Mapolres Pekalongan untuk melaporkan aksi penyeretan kucing yang viral di medsos,” katanya, Senin (11/2/2019).

Menurutnya, kedatangan para pecinta satwa merupakan sebuah sinyal agar pihak berwajib mengusut kasus panganiayaan terhadap binatang tersebut.

“Sebelumnya ada yang menganiaya kucing dan masih bisa kami edukasi, tapi kali ini lebih memprihatinkan karena kucing diseret keliling hingga kondisinya mengenaskan,” ujarnya.

Pihaknya berharap pelaporan yang dilakukan menjadi tolok ukur untuk seluruh wilayah yang ada di Indonesia.

“Kami akan terus mendorong agar penegakan hukum terhadap pelaku penganiayaan binatang diberi sanksi tegas,” paparnya.

Sementara itu Kasatreskrim Polres Pekalongan AKP Agung Ariyanto menerangkan satu pelaku sedang dirawat di RS Djunaid Pekalongan.

“Keterangan pelaku yang sedang dirawat di RS Djunaid menjadi kunci untuk mengungkap identitas pelaku lainya,,” imbuhnya.

Agung menambahkan jika pelaku secara sadar dan sengaja melakukan penyiksaan terhadap binatang, mereka akan dijerat dengan Pasal 302 KUHP.

“Ancamannya kurungan sembilan bulan penjara,” tambahnya. (*)

Penulis: budi susanto
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved