Wali Kota Semarang Kunjungi Korban Longsor di Gajahmungkur yang Tewaskan Seorang Balita

Kejadian tanah longsor di Tumpang I, Kelurahan Gajahmungkur, Kecamatan Gajahmungkur meninggalkan duka yang mendalam bagi masyarakat Kota Semarang.

Wali Kota Semarang Kunjungi Korban Longsor di Gajahmungkur yang Tewaskan Seorang Balita
Istimewa
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengunjungi korban tanah longsor di Tumpang Kecamatan Gajahmungkur. 

Hal itu disampaikannya mengingat kontur daerah Kota Semarang yang berbukit-bukit, sehingga memiliki kerawanan terhadap terjadinya bencana longsor saat hujan deras.

Delegasi Amerika ke Semarang, Bahas Sistem Lapor Hendi

"Semuanya saja, mulai dari pak camat sampai ke lurah-lurahnya untuk perhatikan, kalau memang daerahnya berpotensi longsor, tolong ingatkan warga untuk jangan berada di dekat tebing talud," perintah Hendi.

"Musibah itu tidak bisa kita hindari, tapi kalau kita ikhtiar bisa lebih aman,” tegasnya.

Senada dengan Hendi, Kepala Dinas Permukiman Kota Semarang Ali menjelaskan jika longsor berpotensi lebih besar terjadi pada talud yang tidak memiliki penguatan beton.

"Pembangunan talud dengan ketinggian tertentu tidak dapat hanya menggunakan batu belah sebagai penahan," jelas Ali.

"Dalam pembangunan yang kami lakukan saat ini, sebagai penguatan beton kami beri kolom dan ring balk, tidak lupa dilengkapi juga dengan suling-suling untuk jalur air," tambahnya. (*)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved