846 Guru Honorer di Kabupaten Pekalongan Belum Peroleh Insentif, DPRD Bakal Lakukan Hal Ini

Dalam kaitannya pemberian dana insentif, ada 846 guru honorer di Kabupaten Pekalongan belum terdaftar.

846 Guru Honorer di Kabupaten Pekalongan Belum Peroleh Insentif, DPRD Bakal Lakukan Hal Ini
TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Rapat koordinasi antara PGSI bersama Pemkab dan DPRD di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Dalam kaitannya pemberian dana insentif, ada 846 guru honorer di Kabupaten Pekalongan belum terdaftar.

Hal tersebut disuarakan Persatuan Guru Seluruh Indonesia (PGSI) Kabupaten Pekalongan saat berkoordinasi bersama Pemkab dan DPRD di Gedung DPRD Kabupaten Pekalongan, Selasa (12/2/2019).

Ketua PGSI Kabupaten Pekalongan Brison Setiadi menuturkan, sosialisasi terkait pemberian insentif guru honorer itu telah dilakukan sejak 2017, namun hingga saat ini belum optimal.

“Banyak guru yang belum mengetahui tentang adanya uang insentif tersebut,” katanya, Selasa (12/2/2019).

Brison menuturkan, tidak hanya para pengajar, pihak sekolah juga tidak semua tersosialisasi.

“Banyak sekolah belum mengetahui jika penjaga sekolah juga berhak diusulkan mendapatkan tambahan uang insentif itu,” ujarnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, Brison berharap ada penambahan kuota dana insentif untuk para guru dan penjaga sekolah.

“Memang selama ini sebagian sudah mendapatkan Rp 200 ribu dari Pemkab Pekalongan. Namun dana tambahan tersebut untuk yang sudah terdata dalam database. Namun yang tidak terdaftar, tidak dapat,” imbuhnya.

Sementara itu Anggota Komisi D DPRD Kabupaten Pekalongan, Kundarto berniat akan mengusulkan pendataan ratusan guru yang belum masuk ke database tersebut.

“Kami akan segera koordinasikan bersama Pemkab Pekalongan terkait pendataan tersebut, karena peran guru sangat vital dalam mencerdaskan bangsa,” terangnya.

Ia menerangkan koordinasi harus dilakukan karena penambahan kuota insentif guru menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

“Tapi kami akan tetap usulkan untuk mendata ratusan guru tersebut ke Pemkab Pekalongan,” tambahnya. (Budi Susanto)

Penulis: budi susanto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved