Bawaslu Panggil Wakil Wali Kota Semarang Karena Hadir dalam Deklarasi Dukungan Capres

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang memanggil Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ke Kantor Bawaslu Kota Semarang.

Bawaslu Panggil Wakil Wali Kota Semarang Karena Hadir dalam Deklarasi Dukungan Capres
Istimewa
Wakil Wali Kota Semarang mendatangi Kantor Bawaslu Kota Semarang, Senin (11/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Semarang memanggil Wakil Wali Kota Semarang, Hevearita Gunaryanti Rahayu ke Kantor Bawaslu Kota Semarang.

Pemanggilan ini terkait dengan deklarasi 31 kepala daerah se-Jawa Tengah mendukung calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin di Hotel Alila Solo, Sabtu (26/1/2019) lalu.

Ita, sapaan Hevearita Gunaryanti Rahayu, hadir di kantor Bawaslu kota Semarang pada Senin (11/2/2019) pukul 14.05 WIB dengan menggunakan mobil Innova Ventura H 8989 WI.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung selama satu jam ini, Ita dicecar dengan 24 pertanyaan seputar keterlibatannya pada acara konsolidasi dan deklarasi 31 kepala daerah tersebut.

Dipanggil Bawaslu Terkait Deklarasi Dukungan Jokowi-Maruf, Mundjirin Akui Hadiri Kegiatan Itu

Menurut Koordinator Divisi Penindakan Pelanggaran Bawaslu Kota Semarang, Naya Amin Zaini, dalam klarifikasi itu Wakil Wali Kota Semarang itu mengakui hadir di acara deklarasi tersebut atas undangan Ganjar Pranowo.

"Berdasarkan hasil klarifikasi acara itu bertujuan untuk deklarasi pemilu damai, dengan menjunjung etika dan peraturan hukum dan memenangkan paslon 01 selaku petugas partai," jelas Naya, Selasa (12/2/2019).

Lanjutnya, berdasarkan keterangan saksi kegiatan tersebut tidak ada daftar hadir dan notulensi.

Semua acara di handle langsung oleh Ganjar Pranowo sebagai penggagas dan dipersiapkan oleh Ganjar.

Bawaslu Panggil Bupati dan Wakil Bupati Demak Terkait Deklarasi di Solo Dukung Capres

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kota Semarang, M Amin mengatakan, sebagai tindak lanjut proses penanganan dugaan pelanggaran ini, pihaknya akan segera melimpahkan hasil klarifikasi kepada Bawaslu Jawa Tengah untuk proses lebih lanjut.

"Berdasarkan surat instruksi dari Bawaslu Provinsi Jawa Tengah, nomor 184/Bawaslu Prov.JT/HK.00/II/2019, tugas kami hanya melakukan klarifikasi, untuk itu berita acara klarifikasi dan bukti-bukti lain yang mendukung akan segera kita kirimkan, sehingga kewenangan penanganan lebih lanjut ada di Bawaslu propinsi," ujar Amin. (eyf)

Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved