Dinkes Kendal Revisi Penyebab Meninggalnya Gilang, Bukan Karena DBD Melainkan Leptospirosis

Dinkes Kabupaten Kendal merevisi penyebab kematian warga Kelurahan Kalibuntu Wetan Kecamatan Kendal, Gilang Ramadani (21) pada Senin (11/2/2019) malam

Dinkes Kendal Revisi Penyebab Meninggalnya Gilang, Bukan Karena DBD Melainkan Leptospirosis
Tribun Jateng/Dhian Adi Putranto
Warga berkumpul di rumah milik Abdul Gani, Selasa (12/2/2019). Abdul Gani merupakan ayah Gilang Ramadani warga Kelurahan Kalibuntu Wetan Kecamatan Kendal. Awalnya Gilang diduga meninggal dunia karena demam berdarah dengue (DBD), namun ternyata Leptospirosis. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kendal merevisi penyebab kematian warga Kelurahan Kalibuntu Wetan Kecamatan Kendal, Gilang Ramadani (21) pada Senin (11/2/2019) malam.

Awalnya pihak Dinkes Kendal mengabarkan apabila meninggalnya Gilang tersebut disebabkan penyakit demam berdarah dengue (DBD).

Hal itu lantaran yang bersangkutan mengalami gejala sama terhadap penyakit yang disebabkan oleh nyamuk aedes aegypti.

Namun setelah diteliti dan disesuaikan hasil uji laboratorium di RSUD Tugurejo Kota Semarang, warga Kelurahan Kalibuntu Wetan tersebut bukan karena DBD, melainkan penyakit Leptospirosis.

"Kami sudah pastikan itu bukan DBD. Namun Leptospirosis sesuai hasil Lab RSUD Tugurejo Semarang," jelas Kabid Pemberantasan dan Penanggulangan Penyakit Dinkes Kabupaten Kendal, Muntoha saat dikonfirmasi ulang Tribunjateng.com, Selasa (12/2/2019) sore.

Ia mengatakan, penyakit itu disebabkan oleh bakteri Leptospira yang disebarkan melalui urine hewan pengerat (tikus), peliharaan (anjing), maupun ternak (sapi).

"Gejalannya memang mirip DBD yakni mual, muntah, menggigil, sakit kepala, nyeri otot, sakit perut, diare, kulit atau area putih pada mata yang menguning," ungkapnya.

Sebelumnya warga Kelurahan Kalibuntu Wetan, Gilang Ramadani dikabarkan meninggal dunia karena penyakit DBD.

Gilang sempat menjalani perawatan di dua tempat.

Gilang juga didiagnosis mengalami sakit DBD, namun pada hasil Lab di RSUD Tugurejo, Gilang mengalami penyakit Leptospirosis. (Dhian Adi Putranto)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved