Kenalkan Sejarah Kepolisian, Polres Salatiga Pajang Sepeda Polisi Zaman Hindia-Belanda

sepeda polisi yang populer pada era Hindia Belanda hingga awal kemerdekaan RI itu ada beragam benda bernilai sejarah tinggi

Kenalkan Sejarah Kepolisian, Polres Salatiga Pajang Sepeda Polisi Zaman Hindia-Belanda
M naifiul Haris
Sepeda polisi saat Zaman Hindia-Belanda hingga masa awal kemerdekaan Republik Indonesia merk Hima yang terpajang di Halaman Mapolresta Salatiga. TRIBUNJATENG/M NAFIUL HARIS 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA -- Ada pemandangan berbeda di pendopo halaman depan Mapolresta Salatiga dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Sejak dipimpin AKBP Gatot Hendro Hartono pada 7 Desember 2018 lalu sebagai Kapolres.

Halaman depan disulap menjadi ruang galeri terbuka yang memajang aneka barang antik bernilai sejarah kepolisian satu diantaranya sepeda polisi zaman Hindia-Belanda bermerk Hima populer tahun 1946-1958.

"Ini bentuk apresiasi saja selain saya memang hobi mengoleksi barang antik dan bersejarah agar orang tau cikal bakal kelahiran kepolisian Republik Indonesia itu seperti apa," terangnya kepada Tribunjateng.com Selasa (12/2/2019)

AKBP Gatot mengatakan sejak menjabat sebagai Kapolres Salatiga ia mulai menginventarisasi benda-benda kepolisian yang pernah digunakan pada masa lampau dari sejumlah pedagang klithikan.

Dikatakan Gatot, selain sepeda polisi yang populer pada era Hindia Belanda hingga awal kemerdekaan RI itu ada beragam benda bernilai sejarah tinggi tersimpan di rumah dinasnya.

"Dulu itu awal mula di Indonesia sepeda Hima digunakan oleh politie (polisi) Hindia Belanda. Biasanya untuk menakut-nakuti warga kira-kira begitu dari hasil baca-baca," katanya

Ia menyebutkan sepeda merk Hima dulunya menjadi sepeda khusus atau inventaris kepolisian pada zaman dulu yang banyak dipakai sekira tahun 1915 hingga perang dunia ke dua 1950.

Cirinya kata dia terdapat tulisan "polisi" dicetak tebal atau ketok pada body sepeda tepat dibawah sadel.

Hal itu lanjut Gatot, agar pihak umum mengetahui serta tidak sembarang memperjual belikan sepeda serupa kala itu , selain juga menghindari tuduhan pencurian dan penadah aset negara.

Halaman
12
Penulis: M Nafiul Haris
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved