KPU Kabupaten Pati Libatkan Para Difabel Untuk Merakit Kotak Suara Pemilu 2019

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati mempekerjakan sejumlah orang termasuk difabel untuk merakit kotak suara, Selasa (12/2/2019).

KPU Kabupaten Pati Libatkan Para Difabel Untuk Merakit Kotak Suara Pemilu 2019
TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Sejumlah orang yang dipekerjakan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati mulai melakukan perakitan kotak suara, Selasa (12/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pati mulai melakukan perakitan kotak suara, Selasa (12/2/2019).

Bertempat di gudang Dukuh Karangdowo, Desa Kutoharjo, Kecamatan Pati, sejumlah 22.076 kotak suara dikerjakan oleh 25 pekerja borongan. Perakitan setiap kotak dihargai Rp 800.

"Lima orang di antara pekerja adalah difabel," ujar Komisioner KPU Pati Divisi Teknis Penyelenggaraan Supriyanto.

Supriyanto menjelaskan, pelibatan difabel ini demi memenuhi satu di antara asas yang harus dipenuhi penyelenggara Pemilu, yakni asas aksesibilitas.

"Semaksimal mungkin, difabel akan dilibatkan dalam setiap tahapan pemilu," ucap Supriyanto.

Karena Ini Perakitan Kotak Suara di Kudus Ditunda Sampai Dua Pekan

Supriyanto mengatakan, pihaknya memperkirakan perakitan kotak suara akan selesai dalam 12 hari.

"Dengan asumsi setiap pekerja dapat merakit antara 100 sampai 120 kotak suara per hari," terangnya.

Supriyanto menjelaskan, asumsi tersebut didasarkan pada simulasi perakitan yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Pati.

Berdasarkan simulasi, perakitan setiap kotak suara membutuhkan waktu antara 3 sampai 4 menit.

Setiap hari, pekerja merakit kotak suara dalam tujuh jam kerja (08.00 - 16.00 WIB dipotong satu jam waktu istirahat). (mzk)

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved