Nihil Caleg Eks Koruptor, KPU Salatiga Optimis Partisipasi Warga di Pemilu Capai 82 Persen

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga optimistis angka partisipasi pemilih di Kota Hati Beriman melebihi target nasional sebesar 77,5 persen

Nihil Caleg Eks Koruptor, KPU Salatiga Optimis Partisipasi Warga di Pemilu Capai 82 Persen
TRIBUN JATENG/M NAIFUL HARIS
Ketua KPU Salatiga Syaemuri 

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga optimistis angka partisipasi pemilih di Kota Hati Beriman melebihi target nasional sebesar 77,5 persen pada pemilu tahun ini.

Ketua KPU Kota Salatiga Syaemuri mengatakan target jumlah partisipasi masyarakat dipatok angka maksimal sebesar 82 persen dalam Pilpres dan Pileg kali ini bukan sekadar omong besar.

"Mengacu Pilgub Jateng 2018 angka partisipasi tercatat sebanyak 83 persen. Jadi realistisnya kalau hanya 82 persen dapat kami capai," terangnya kepada Tribunjateng.com, Selasa (12/2/2019)

Menurut Syaemuri, capaian itu dinilai tidak sekadar angan-angan saja melainkan berdasarkan perhitungan beberapa aspek satu diantaranya tidak ada satupun calon anggota legislatif yang pernah tersangkut perkara korupsi.

Ia menyebutkan dari total daftar caleg tetap sejumlah 250 orang kesemuanya dinyatakan bebas dari kasus korupsi. Kondisi itu kata dia, dinilai akan menambah keinginan masyarakat datang ke TPS menggunakan hak pilihnya.

"Dari 13 partai politik peserta pemilu terdapat 250 caleg mereka akan memperebutkan 25 kursi dari 4 daerah pemilihan di Salatiga dan kesemuanya tidak ada eks koruptor," katanya

Syaemuri menambahkan dari total sebanyak 13 partai politik peserta pemilu enam diantaranya mengajukan caleg 100 persen dari jumlah kursi yang tersedia seperti PKB, PDIP, PKS, Golkar, Gerindra, dan Demokrat.

Hanya saja kata dia, satu caleg asal Partai Gerindra dalam perjalanannya diakhir penetapan daftar calon tetap berkurang karena meninggal dunia. Meski begitu dianggapnya tidak mengurangi keinginan masyarakat menggunakan hak pilihnya.

"Estimasinya dari empat daerah pemilihan di Salatiga dari Kecamatan Sidorejo tersedia tujuh kursi. Lalu, Sidomukti, Tingkir, dan Argomulyo masing-masing sebanyak 6 kursi," sebutnya

Pihaknya meyakini masyarakat Kota Salatiga juga sudah tercerahkan perihal politik sehingga memahami betapa pentingnya menggunakan hak pilihnya karena turut menentukan masa depan daerah seperti apa.

Disamping itu lanjutnya, KPU juga telah melakukan serangkaian sosialiasi pemilu baik melalui 55 relawan demokrasi maupun informasi yang dipasang pada papan pengumuman, baliho, dan publikasi media.

"Yang lebih penting kami sangat yakin warga Salatiga, Parpol, bersepakat menjadikan korupsi bagian dari kejahatan luar biasa. Jadi siapapun terpilih nanti tidak punya trackrecord kejahatan tersebut dan akan mampu mnjdi wakil rakyat sesuai harapan rakyat," pungkasnya. (M Nafiul Haris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved