Bawaslu Sragen: Ukuran Surat Suara Lebih Besar Dibanding Kotak Suara Bisa Jadi Faktor Rawan

Ketua Bawaslu Sragen ukuran surat suara menyulitkan pemilih yang sudah tua dan bisa menimbulkan kerawanan apalagi ukuran kotak suara yang lebih kecil

Bawaslu Sragen: Ukuran Surat Suara Lebih Besar Dibanding Kotak Suara Bisa Jadi Faktor Rawan
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
Ketua Bawaslu Kabupaten Sragan, Dwi Budhi Prasetyo 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Indonesia akan menyelenggarakan Pemilu serentak tanggal 17 April 2019 mendatang.

Pemilih akan menggunakan hak suaranya untuk meemilih Pilpres dan Pileg.

Ada lima surat suara yang akan diserahkan kepada pemilih.

Kelima surat suara tersebut di antaranya warna hijau untuk surat suara DPRD Kabupaten/kota, biru untuk DPRD provinsi, kuning untuk DPR RI, merah untuk DPD RI, dan abu-abu untuk surat suara presiden dan wakil presiden.

"Perihal lima jenis surat suara yang akan digunakan masyarakat untuk memberikan hak suaranya, kemungkinan menyulitkan pemilih yang sudah tua, bisa menjadi kerawanan pemilu," ujar Ketua Bawaslu Sragen, Dwi Budhi Prasetyo kepada Tribunjateng.com, Rabu (13/2/2019).

KPU Sragen: Tempat Terbatas Jadi Kendala Pelipatan Kotak Suara Pemilu 2019

Menurutnya, besarnya surat suara juga dianggap sedikit menyulitkan pemilih yang sudah tua.

Hal ini dikarenakan bilik suara yang lebih kecil dan tidak selebar surat suara.

"Setiap satu TPS (tempat pemungutan suara) ada empat bilik dan lima kotak suara," sambung Dwi.

Dwi juga menyampaikan pengerjaan kotak suara Pemilu sudah 60 persen.

Lebih lanjut, dia mengatakan butuh tempat yang ekstra untuk menempatkan kotak tersebut.

Halaman
123
Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved