Dipanggil Bawaslu Soal Deklarasi Dukung Jokowi, Ganjar: Tidak Boleh Abu-abu Dalam Bersikap

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membantah dirinya melanggar aturan saat deklarasi mendukung Jokowi-Maruf Amin

Dipanggil Bawaslu Soal Deklarasi Dukung Jokowi, Ganjar: Tidak Boleh Abu-abu Dalam Bersikap
TRIBUN JATENG/YAYAN ISRO ROZIKI
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo, saat berbicara di hadapan perwakilan nasabah BKK Pringsurat, di Graha Bhumi Phala, Temanggung, Kamis (31/1). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membantah dirinya melanggar aturan saat deklarasi mendukung pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin di Hotel Alila Solo, Jawa Tengah Januari lalu.

Ganjar yakin, pemanggilan dirinya oleh Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) pekan depan tidak akan berbuntut panjang.

“Saya bilang sama (Bawaslu) ambilnya hari libur dan tidak minta fasilitas,” kata Ganjar di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/2/2019).

Ganjar mengatakan tidak ambil pusing atas deklarasi yang dipersoalkan oleh tim badan pemenangan pasangan 02 Probowo Subianto-Sandiaga Uno tersebut.

Menurut dia, pemanggilan dirinya hanya untuk melakukan klarifikasi dan menindaklanjuti laporan dari tim BPN Prabowo-Sandi.

“Itukan karena Sriyanto (Jubir BPN), ya tidak apa-apa dilaporkan, silahkan,” tambahnya.

Ganjar mengatakan, sebagai kader PDI-P pastinya akan mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf.

31 kepala daerah yang diundang juga khusus dari partai koalisi pasangan 01, sehingga kegiatan Jokowi tidak perlu dipermasalahkan.

“Saya bilang, saya pasti mendukung Jokowi, mereka yang datang dari koalisi pasti dukung Jokowi, lalu deklarasi."

"Jadi di mana letak kekeliruannya?"

"Jadi tidak boleh abu-abu dalam bersikap,” ujarnya.

Sebelumnya, Koordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Jawa Tengah, Sri Wahyu Ananingsih mengatakan, Ganjar akan dipanggil untuk dimintakan klarifikasi atas kegiatan deklarasi di Solo, Senin (18/2/2019).

Surat pemanggilan telah dikirim pada Selasa (12/2/2019) kemarin.

Ganjar akan diminta menjelaskan soal dugaan penggunaan fasilitas negara, izin cuti, dan menguntungkan pihak tertentu. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Ganjar Pranowo: Saya Pasti Mendukung Jokowi, Lalu di Mana Letak Kekeliruannya?

Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved