FOCUS

Kota Kreatif

Guna menyongsong penilaian World Heritage 2020 oleh UNESCO di Kota Lama, Semarang, sebagai Kota Pusaka Dunia,

Kota Kreatif
tribunjateng/bram
Moh Anhar wartawan Tribun Jateng ok 

Ditulis Oleh Wartawan Tribun Jateng, Moh Anhar

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Guna menyongsong penilaian World Heritage 2020 oleh UNESCO di Kota Lama, Semarang, sebagai Kota Pusaka Dunia, Dishub setempat mengetatkan perparkiran kendaraan yang dinilai masih semrawut.

Persoalan penataan parkir memang menjadi hal krusial.

Kita terbiasa dengan kesemrawutan parkir: asal dekat dengan tempat yang kita tuju, maka di situlah tempat parkir kita.

Parkir merupakan satu hal yang menjadi perhatian dalam upaya revitalisasi situs bersejarah peninggalan Kolonial Belanda.

Berbagai persiapan memang tengah dikejar Pemkot Semarang.

Status World Heritage tentu bermakna strategis bagi Kota Lama. Terlebih, Kota Semarang ini bergerak menuju pengembangan ekonomi pariwisata.

Selain pembenahan fisik infrastruktur, aktivitas gedung-gedung tua yang lama kosong ini kini dimarakkan lagi. Investor berdatangan.

Beberapa yang sudah terlihat di antaranya munculnya kafe-kafe, aktivitas seni, dan serta gedung-gedung yang menjadi obyek wisata.

Satu hal yang perlu juga dicermati adalah apa makna bagi warga dan lingkungan sekitar Kota Lama. Warga sekitar bisa mengambil peluang dengan pengembangan wisata ini. Jadi mereka bukan sekadar melintas, menjadi penonton lalu-lalang wisatawan, atau malah apatis.

Halaman
123
Penulis: moh anhar
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved