Ungkap Kasus Narkoba Di Demak Meningkat, Satnarkoba Polres Demak Imbau Hal Ini

Ungkap Kasus Narkoba di Demak sepanjang tahun 2017 hingga 2018 mengalami peningkatan.

Ungkap Kasus Narkoba Di Demak Meningkat, Satnarkoba Polres Demak Imbau Hal Ini
TRIBUN JATENG/AKHTUR GUMILANG
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Ungkap Kasus Narkoba di Demak sepanjang tahun 2017 hingga 2018 mengalami peningkatan.

Polres Demak mengimbau warga untuk melapor jika menemukan pengedar maupun pengguna narkoba.

Hal itu disampaikan Kasatnarkoba Polres Demak, AKP Paryudi kepada Tribunjateng saat ditemui di kantor Satnarkoba Polres Demak, Rabu (13/2/2019).

Menurutnya, Polres Demak telah berupaya dengan menggiatkan operasi atau penindakan ke tempat hiburan dan kos-kosan yang disinyalir menjadi tempat beredarnya narkoba.

"Ungkap kasus tindak pidana narkoba polres Demak pada tahun 2017 (sepanjang Januari - Desember 2017) terdapat 37 laporan polisi dengan 39 orang tersangka.

Untuk barang bukti yang disita yaitu Narkotika jenis Shabu dengan berat 11,5 gram, Obat berbahaya HEX 7,920 butir,"ujar Paryudi.

Kemudian, jumlah ungkap kasus pada tahun 2018 (sepanjang Januari s.d Desember 2018) terdapat 48 laporan polisi dengan 54 orang tersangka.

Untuk barang bukti yang disita yaitu Narkotika jenis Shabu 29, 39 gram, obat berbahaya 6.607 butir, dan ekstasi 5 butir.

"Satresnarkoba polres Demak berupaya mencegah terjadi penyalahgunaan narkoba dengan mengadakan pembinaan dan penyuluhan ke sekolah-sekolah sebulan 2 kali,"jelasnya

Dalam penyuluhan tersebut, satnarkoba polres Demak mengenalkan jenis-jenia narkoba, efek penyalahgunaan narkoba, bentuk-bentuk narkoba, ancaman hukuman dan mau melaporkan apabila menemukan perbuatan atau tindak pidana narkoba.

"Efek narkoba sangat berbahaya karena bisa mengakibatkan kerusakan organ tubuh, pikiran, halusinasi yang merusak saraf dan mencelakakan orang, gangguan jiwa bahkan kematian,"imbuhnya

Dijelaskan, peredaran narkoba di Demak dipengaruhi lingkungan dari kota Semarang maupun kabupaten Jepara.

Sehingga Satnarkoba Polres Demak terus berupaya mencegah dan memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Demak.

"Bagi orang yang terbukti membawa, mengedarkan, dan menggunakan narkoba akan diancam dengan UU Narkotika No 35 Tahun 2009. Untuk obat-obatan berbahaya akan diancam dengan UU Kesehatan No 36 tahun 2009, dan untuk psikotropika diancam dengan UU No 5 tahun 1997,"pungkasnya.(agi)

Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved