Korban Perkosaan Ayah Kandung di Demak Perlu Pendampingan

Kami siap bekerjasama untuk mendampingi korban secara psikologis sampai proses pemulihan supaya mentalnya tidak down

Korban Perkosaan Ayah Kandung di Demak Perlu Pendampingan
Shutterstock
Ilustrasi 

TRIBUNJATENG.COM, DEMAK - Sekretaris Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P2PA), Muhammad Muzayyin, mengatakan Pendamping Hukum Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) dari dinsos P2PA siap membantu pendampingan korban yang diperkosa ayah kandungnya.

Walaupun sebenarnya, pendampingan korban menjadi kewenangan aparat penegak hukum (APH) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres demak dikarenakan ibu korban awalnya melapor kejadian itu ke PPA Polres Demak.

"Kami siap bekerjasama untuk mendampingi korban secara psikologis sampai proses pemulihan supaya mentalnya tidak down,"ujar Muzayyin ditemui Tribunjateng di kantor Dinsos P2PA Demak, Kamis (14/2/2019).

Nantinya, PPT dinsos P2PA bisa mendatangi ke tempat tinggal korban ataupun korban yang datang ke PPT Dinsos P2PA.

Menurutnya, upaya untuk menanggulangi kekerasan seksual ayah terhadap anak yaitu masyarakat perlu menggiatkan pengajian bapak - ibu di kampung dan mematikan TV ba'da Maghrib agar anak-anak belajar agama sebagai bekal hidupnya.

"Pemkab Demak melalui bupati Demak mempunyai program matikan TV, Ayo mengaji yang mana sudah memperoleh penghargaan nasional. Hal itu untuk memberikan wanti - wanti untuk mematikan TV usai Maghrib agar anak-anak mengaji,"imbuhnya.

Menurutnya, hal itu merupakan upaya untuk membentengi diri anak-anak agar tidak mudah tergoda dengan hawa nafsu.

Kepala Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Demak, Yusuf mengatakan unit PPA polres Demak berencana menggandeng unit Pusat Pelayanan Terpadu (PPT) Dinsos Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2PA) kabupaten Demak untuk menanggulangi persetubuhan ayah dengan anak dibawah umur.

"Kita mensosialisasikan kepada para ibu - ibu PKK di desa-desa untuk lebih waspada untuk menjaga anak - anak terutama dibawah umur,"ujar Yusuf ditemui dikantor unit PPA Polres Demak, Rabu (13/2/2019).

Menurutnya, peristiwa dik ecamatan karanganyar Demak yang notabene ayah kandung menyetubuhi anak sendiri jangan sampai terulang kedua kalinya.

Halaman
12
Penulis: Alaqsha Gilang Imantara
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved