Roda Truk Pengangkut Plat Baja Terbakar, Sopir Menduga Kampas Kopling Bermasalah

Bagian roda belakang truk trailer pengangkut plat baja terbakar di Desa Jambearum Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal, Kamis (14/2/2019) pukul 16.30.

Roda Truk Pengangkut Plat Baja Terbakar, Sopir Menduga Kampas Kopling Bermasalah
TRIBUN JATENG/DHIAN ADI PUTRANTO
Di sekitar lokasi terbakarnya roda bagian belakang truk pengangkut plat baja diberi pita kuning (police line) oleh petugas Polres Kendal, Kamis (14/2/2019). Terbakarnya roda truk itu terjadi di Jambearum Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal pada sore hari tadi. 

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Bagian roda belakang truk trailer pengangkut plat baja terbakar.

Itu terjadi di Desa Jambearum Kecamatan Patebon Kabupaten Kendal, Kamis (14/2/2019) pukul 16.30.

Dari data yang dihimpun Tribunjateng.com di lokasi kejadian, truk bernomor polisi H 1750 EF tersebut berasal dari arah Cilegon Provinsi Banten menuju Surabaya Provinsi Jawa Timur.

Truk yang mengangkut plat baja tersebut pun terpaksa berhenti di tepian jalur Pantura Kendal begitu mengetahui kemunculan titik api di bagian roda belakang sebelah kiri pada kendaraan itu.

Warga sekitar yang berada di lokasi pun turut serta membantu memadam api yang mulai membesar itu, menggunakan air ledeng.

Arif Sugiyanto, sopir truk tersebut berucap, kendaraannya mulai mengeluarkan api setelah melintasi Tugu PKK Kecamatan Patebon atau 400 meter sebelah barat lokasi berhentinya truk tersebut.

"Mungkin karena kampas koplingnya terbakar dan dipaksa jalan, jadi mengeluarkan api," jelas.

Pria asal Kabupaten Kudus itu menuturkan, dirinya baru menyadari truknya terbakar setelah menyium bau hangus.

Kemudian setelah dicek ternyata asap sudah banyak keluar dan membakar roda bagian belakang truk.

"Keluar apinya dari roda, kemudian saya berhentikan laju truk," tambahnya.

Atas kejadian itu, petugas kepolisian pun mencoba mensterilkan lokasi.

Termasuk pula melakukan penyidikan untuk mengetahui kepastian terbakarnya roda truk pengangkut plat baja itu.

Hal itu dilakukan sebagai upaya pihak kepolisian memastikan apakah truk murni kecelakaan atau ada oknum yang sengaja melakukan pembakaraan.

Tak dimungkiri, wilayah hukum Polres Kendal pun menjadi pusat perhatian karena beberapa waktu lalu kerap terjadi aksi teror pembakaran kendaraan baik mobil maupun sepeda motor. (Dhian Adi Putranto)

Penulis: Dhian Adi Putranto
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved