Polres Temanggung Sita 500 Lembar Uang Palsu Senilai Rp 50 Juta

Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat‎reskrim) Polres Temanggung, berhasil mengamankan 500 lembar uang palsu senilai total Rp 50 juta.

Polres Temanggung Sita 500 Lembar Uang Palsu Senilai Rp 50 Juta
Tribun Jateng/ Yayan Isro' Roziki
Kasatreskrim Polres Temanggung, AKP Dwi Haryadi (tengah, depan) saat gelar perkara di Mapolres setempat, Kamis (14/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Yayan Isro' Roziki

TRIBUNJATENG.COM, TEMANGGUNG - ‎ Jajaran Satuan Reserse Kriminal (Sat‎reskrim) Polres Temanggung, berhasil mengamankan 500 lembar uang palsu (Upal) senilai total Rp 50 juta.

Ratusan lembar uang palsu tersebut, di antaranya masih berupa hasil cetakan di atas lembaran kertas yang belum dipotong.

Kepala Satreskrim Polres Temanggung, AKP Dwi Haryadi, mengatakan ratusan lembar uang palsu tersebut disita dari tersangka atas nama A. Saefudin alias AS (35), warga Desa Donorejo, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang.

"Uang kami sita dari penguasaan tersangka AS, tak ada perlawanan dalam penangkapan ini," kata Dwi, di sela-sela gelar perkara di Mapolres setempat.

Disampaikan, selain meringkus AS, pihaknya juga menangkap seorang tersangka lain atas nama Sungkono alias S (61), warga Kecamatan Tenggarang, Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur.

"AS menerima upal ini dari seseorang bersama-sama dengan S," sambung Kasatreskrim.

Dituturkan, uang palsu tersebut belum sempat diedarkan ke masyarakat.

Saat diamankan, uang tersebut sebagian besar masih tersimpan di dalam sebuah tas warna hitam, yang diletakkan di dalam mobil Daihatsu Xenia AB 1323 UE.

"Belum sempat diedarkan, sebagian besar masih disimpan di dalam tas, di mana tas ini selalu ditaruh di dalam mobil," katanya.

Atas perkara ini, kedua tersangka dijerat Pasal 36 ayat 2, jo Pasal 26 ayat 2 UU 7/2011 tentang Mata Uang, dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara. Dan denda paling tinggi Rp10 miliar.(yan)

Penulis: yayan isro roziki
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved