Kisah Kolonel Inf Rafael Nyaris Mati Saat Terjun Bebas di Perancis, Suhu Minus Dua Derajat

Danrem 074/Warastratama Solo, Kolonel Inf Rafael Granada nyaris mati kala menyanggupi tantangan terjun bebas bersama tentara Perancis.

Kisah Kolonel Inf Rafael Nyaris Mati Saat Terjun Bebas di Perancis, Suhu Minus Dua Derajat
TRIBUN JATENG/DANIEL ARI PURNOMO
Danrem 074/Warastratama Solo, Kolonel Rafael Granada tanya-jawab dengan sejumlah wartawan di Makorem 074/ Warastratama Solo, Jumat (15/2/2019) siang. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Danrem 074/Warastratama Solo, Kolonel Inf Rafael Granada membeberkan pengalamannya nyaris mati kala menyanggupi tantangan terjun bebas atau free fall bersama tentara Perancis.

“Ada satu pengalaman yang membuat nyawa saya di ujung tanduk. Bukan di medan perang, melainkan saat terjun bebas,” kata dia saat ramah tamah dengan wartawan di Makorem 074/ Warastratama Solo, Jumat (15/2/2019) siang.

Kolonel Inf Rafael memulai ceritanya.

Dia mendatangi undangan di negara berjuluk Kota Mode itu.

Pangkat Rafael kala itu masih Letnan Kolonel.

"Ada jenderal bintang dua nih yang menjemput saya. Pada heran perwira di sana itu. Mungkin bertanya-tanya, ini siapa kok pangkat Letkol disambut jenderal bintang dua," selorohnya.

Singkat cerita, lanjut Kolonel Inf Rafael, jenderal tersebut menawari tantangan terjun bebas.

Tanpa pikir panjang, tantangan itu pun diterimanya.

Mereka pun bersepakat batas ketinggian terjun bebas berada di titik 12 ribu kaki di atas permukaan laut.

Mantan Dangrup 2 Kopassus Kandang Menjangan itu semula berpikir terjun bebas adalah makanan kesehariannya sebagai tentara.

Halaman
12
Penulis: Daniel Ari Purnomo
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved