Joko Driyono Tersangka, Lasmi Indaryani Pertanyakan Komitmen PSSI Berantas Mafia Bola

Lasmi Indaryani mempertanyakan janji PSSI yang disebut akan bekerjasama dengan Satgas untuk memberantas mafia bola.

Joko Driyono Tersangka, Lasmi Indaryani Pertanyakan Komitmen PSSI Berantas Mafia Bola
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKKI
mantan nanajer timnas u 16 putri Lasmi Indaryani 

Laporan Wartawan Tribun Jateng Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, BANJARNEGARA - Pengusutan kasus pengaturan skor sepakbola memasuki babak baru.

Giliran Ketua Umum PSSI Joko Driyono kini ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan perusakan barang bukti oleh Satgas Antimafia Bola.

Pelapor sekaligus saksi kasus mafia bola Lasmi Indaryani mengaku miris atas penetapan tersangka Joko Driyono.

Ia tak menyangka pengusutan kasus ini sudah semakin jauh dan melibatkan banyak pihak.

"Jujur saya malah semakin sedih karena ternyata kasus ini semakin dalam dan semakin jauh, serta diduga melibatkan banyak pihak," katanya.

Ketua Umum PSSI Joko Driyono Jokdri Resmi Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Pengaturan Skor

Penetapan tersangka Joko Driyono ini, menurut Lasmi justru melahirkan pertanyaan besar.

Ia mempertanyakan janji PSSI yang disebut akan bekerjasama dengan Satgas untuk memberantas mafia bola.

Kenyataannya, kata dia, tindakan Joko Driyono justru diduga melakukan hal sebaliknya, dari komitmen dan slogannya sendiri.

Ia pun menyayangkan, mengapa sosok sekelas Joko Driyono diduga menyuruh melakukan perusakan barang bukti dan memasuki areal yang sudah diamankan polisi (Police Line).

Atas tindakan itu, justru ia menjadi curiga, ada sesuatu yang hendak ditutupi.

Jika merasa tidak bersalah, semestinya yang bersangkutan tidak perlu melakukan dugaan perusakan barang bukti atau menerobos Police Line.

Lasmi yang mengaku bersedih karena dihadapkan pada carut marut dugaan mafia bola ini, mendesak Satgas Anti Mafia Bola agar lebih mendalami kasus ini hingga tuntas sampai ke akar akarnya.

Ia pun memberikan apresias tinggi kepada Satgas Anti Mafia Bola yang telah bekerja siang malam tanpa kenal lelah untuk membongkar dugaan mafia bola.

"Saya sendiri pernah diperiksa oleh Satgas sebagai saksi pelapor selama semalam suntuk hingga pagi tidak tidur," katanya. (*)

Penulis: khoirul muzaki
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved