Tekan Angka Golput, KPU Lakukan Sosialisasi Pemilu di Rutan Kelas II B Salatiga

"Saat ini di Rutan Kelas IIB Salatiga ada sekira 135 narapidana 43 diantaranya warga asli Salatiga," ujarnya

Tekan Angka Golput, KPU Lakukan Sosialisasi Pemilu di Rutan Kelas II B Salatiga
Tribunjateng.com/M Nafiul Haris
Petugas KPU Salatiga memberikan sosialisasi tentang Pemilu 17 April 2019 di Rumah Tahanan Kelas IIB, Kota Salatiga, Selasa (19/2/2019). 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, M Nafiul Haris

TRIBUNJATENG.COM, SALATIGA - Untuk menekan angka golput pada pemilu 17 April 2019 mendatang Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Salatiga melakukan sosialisasi kepemiluan dengan sasaran narapidana rumah tahanan kelas II B Kota Salatiga.

Komisioner KPU Salatiga Divisi Hukum Wiwin Agus Hariyanto mengatakan sosialisasi yang dilangsungkan bermaksud agar para tahanan dapat menggunakan hak pilihnya saat pencoblosan nanti.

"Agar warga binaan bisa menggunakan hak pilihnya sesuai dengan apa yang mereka harapkan dan tidak golput. KPU sebagai penyelenggara juga menginginkan hal serupa," terangnya kepada Tribunjateng.com, di lokasi Selasa (19/2/2019)

Menurut Hariyanto, selain memberikan sosialisasi KPU Salatiga juga memfasilitasi para penghuni rutan yang ingin mengurus pindah pilih atau formulir A5 oleh mereka bukan warga asli.

Dikatakan Hariyanto sesuai aturan yang ada KPU tidak merekomendasikan warga binaan keluar tahanan tapi akan disediakan pula TPS khusus saat Pemilu 17 April mendatang.

"Selama kami masih bisa mengcover akan kami layani pelaksanaan pencoblosan di rutan atau menggabungkan ke TPS terdekat dari lokasi rutan," katanya

Kepala Rutan Kelas IIB Kota Salatiga Hero Sulistiyono mengungkapkan dengan adanya sosialisasi yang dilakukan KPU dinilai sangat membantu dan memudahkan untuk pelaksanaan pemilu di rutan.

Ia menyampaikan para warga binaan juga lebih tahu profil calon pemimpin mereka baik Pilpres, Pileg, maupun DPD untuk lima tahun mendatang.

"Saat ini di Rutan Kelas IIB Salatiga ada sekira 135 narapidana 43 diantaranya warga asli Salatiga," ujarnya

Hero menambahkan dari jumlah itu diprediksi akan mengalami perubahan mengingat penghuni lapas sewaktu-waktu dapat berkurang maupun bertambah menyesuaikan kondisi yang ada.

Dirinya mengakui siap mensukseskan pelaksanaan pemilu 17 April nanti. Mengenai kesiapan pencoblosan pihaknya telah berkoordinasi dengan KPU dan Disdukcapil apabila ada perubahan data termasuk pengurusan pindah pilih bagi warga binaan.

"Seperti foto copy KK dan KTP agar bisa kami tindaklanjuti. Dari total tahanan yang ada 38 orang diantaranya karena kasus narkoba, dan dua lain perkara korupsi sisanya tindak pidana umum," pungkasnya. (ris)

Penulis: M Nafiul Haris
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved