Gubernur Ganjar Minta Sekolah Copot Guru Berpaham Radikal

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta setiap lembaga pendidikan untuk membangun pemikiran positif kepada siswanya.

Gubernur Ganjar Minta Sekolah Copot Guru Berpaham Radikal
Istimewa
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat menjadi pembicara dialog Budaya Kerja Menuju Indonesia Bahagia di Keloen Original Batik Artwork Dusun Wanasri, Kelurahan Tirtosari, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, Sabtu (16/2/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, SOLO - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta setiap lembaga pendidikan untuk membangun pemikiran positif kepada siswanya.

Ganjar meminta agar pihak sekolah memecat tenaga pengajar yang mengajarkan paham radikalisme kepada siswanya.

"Kalau ada sekolah gurunya radikal copot saja dan jangan kasih ruang lagi," kata Ganjar usai menghadiri kegiatan bertema Dialog Kebangsaan Merawat Harmoni dan Persatuan di Stasiun Solo Balapan, Surakarta, Rabu (20/2/2019).

Ganjar mengatakan, hal itu dilakukan agar paham radikalisme tidak berkembang di lingkungan sekolah.

Menurutnya, untuk saat ini seluruh guru yang ada di wilayah Jawa Tengah masih memegang budi pekerti saat mengajar para siswanya.

"Di Jawa Tengah relatif baik mengajarnya. Budi pekerti masih menjadi pegangan, mudah-mudahan ini yang bisa mengajarkan kebaikan," ungkap Ganjar.

Ganjar mengajak masyarakat untuk ikut serta membangun cara berpikir yang positif dan melakukan deradikalisasi.

Hal ini penting guna menangkal munculnya paham radikalisme.

"Sebenarnya sekarang yang mempengaruhi sikap, pikiran, perbuatan tidak melulu dari teman. Sekarang medsos berperan, teknologi berperan, dan negara juga hadir untuk mengintervensi itu, bagaimana mencegahnya," ujarnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ganjar: Kalau Ada Sekolah Gurunya Radikal Copot Saja"

Editor: deni setiawan
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved