Piala Indonesia

Tanpa Pemain Asing dan Jafri Sastra, PSIS Semarang Sukses Tembus Target di Kandang Bhayangkara FC

PSIS Semarang berhasil membawa satu poin dari kandang tuan rumah Bhayangkara FC di leg pertama Babak 16 Besar Piala Indonesia

Tanpa Pemain Asing dan Jafri Sastra, PSIS Semarang Sukses Tembus Target di Kandang Bhayangkara FC
Istimewa
PSIS Semarang berhasil membawa satu poin dari kandang tuan rumah Bhayangkara FC di leg pertama Babak 16 Besar Piala Indonesia, usai bermain imbang 1-1 di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (19/2/2019) malam. 

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA - PSIS Semarang berhasil membawa satu poin dari kandang tuan rumah Bhayangkara FC di leg pertama Babak 16 Besar Piala Indonesia, usai bermain imbang 1-1 di Stadion PTIK, Jakarta, Selasa (19/2/2019) malam.

PSIS Semarang berhasil mengamankan satu poin berkat gol Bayu Nugroho di menit 46.

PSIS nyaris membawa tiga poin, seandainya gawang Joko Ribowo tidak dibobol bek asing Bhayangkara FC, Anderson Salles di menit tambahan waktu babak kedua, lewat sepakan bebas. Tepatnya di menit ke 96.

Hasil 1-1 menghadapi Bhayangkara FC ini menjadi modal bagus PSIS yang akan bergantian menjadi tuan rumah di Leg Kedua, 24 Februari mendatang di Stadion Moch Soebroto, Magelang.

Sebab, PSIS mengantongi agresivitas gol tandang.

Dalam jalannya pertandingan, sejak awal laga PSIS bermain lebih efektif dengan bermain compact defe se kemudian mengandalkan serangan balik cepat.

Sebelumnya, jelang menghadapi Bhayangjara FC, skuat Mahesa Jenar sempat diragukan tampil apik karena tidak didampingi langsung pelatih kepala, Jafri Sastra. Selain itu, PSIS juga tanpa diperkuat beberapa pemain inti dan pemain asing. Alhasil, PSIS lebih mengandalkan beberapa pemain muda seperti Tegar Infantrie, dan Eka Febry.

Namun, dalam jalannya laga, PSIS sukses membuat Bhayangkara FC frustasi sepanjang 90 menit pertandingan. Bahkan, tim tuan rumah tidak banyak mendapat peluang dalam laga ini.

Seusai pertandingan, asisten pelatih PSIS, Dwi Setiawan 'Londo' mengungkapkan, hasil 1-1 ini sesuai target timnya bertandang ke Bhayangkara FC. Yakni pulang dengan membawa poin.

Disebut Londo, skuatnya nyaris mencuri tiga poin dari markas Bhayangkara FC, namun konsentrasi pemain menurun dalam delapan menit waktu tambahan membuat PSIS kebobolan.

"Alhamdulillah hasil pertandingan ini sesuai target kami. Kami lawan Bhayangkara minimal tidak kalah dan hari ini bisa tercapai. Sayang di menit akhir, kami kurang konsentrasi jadi kebobolan," kata Londo.

Ia menambahkan, kunci kemenangan PSIS atas Bhayangkara FC yakni bermain disiplin.

"Pertandingan malam ini kami apresiasi para pemain, walaupun banyak pemain muda yang kami turunkan. Kuncinya kami lakukan compact defense kemudian kami lakukan serangan balik," jelasnya.

Sementara itu, fullback PSIS, Ganjar Mukti Muhardiyana mengatakan secara pribadi dirinya sangat bangga mampu membawa PSIS mencuri poin di kandang Bhayangkara FC.

"Laga tadi, alhamdulillah kami bisa dapat satu poin disini. Terimakasih buat teman-teman sudah kerja keras, tetap berlatih. Kalau buat saya, melawan Bhayangkara ada sesuatu hal dan motivasi lebih buat saya," kata Ganjar.(*)

Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved