Pasar Kamera Digital Stagnan, Canon Bidik Segmen Profesional Konsumer

Dengan bentuk yang ringkas ia berharap mobilitas masyarakat yang tinggi bisa dipenuhi dengan kamera tersebut

Pasar Kamera Digital Stagnan, Canon Bidik Segmen Profesional Konsumer
Tribunjateng.com/Rival Al-Manaf
SX 70 HS - Canon Division Director PT Datascrip Merrt Harun (kiri) menunjukan kamera saku Canon Power Shot SX70 HS di Canon Image Square Semarang. Tribun Jateng/ Rival Almanaf 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Pasar kamera digital dinilai stagnan dari beberapa tahun belakangan. Salah satu faktornya adalah munculnya ponsel pintar dengan resolusi kamera yang mumpuni.

Hal itu dipaparkan oleh Canon Division Director PT Datascrip, Merry Harun dalam peresmian Canon Image Square di Kota Semarang, Jumat (22/2/2019).

Ia menyebut, angka penjualan masih berkisar di angka 110 ribu hingga 120 ribu produk setiap tahunnya. "Tidak dipungkiri memang kebutuhan masyarakat saat ini memang menuntut untuk menggunakan perangkat yang praktis karena mobilitas yang cukup tinggi," terang Merry.

Meski demikian ia menjelaskan, meski resolusi kamera ponsel saat ini terus berkembang, namun tetap belum bisa menyamai kualitas hasil kamera digital.

Potensi itu kemudian yang ia bidik untuk menghadirkan produk di segmen profesional konsumer (Prosumer). Pihaknya kini sebisa mungkin menyajikan kamera pocket dengan kualitas yang menyamai kamera profesional.

"Salah satunya kami luncurkan produk baru yakni Canon Power Shoot SX70 HS, yang ringkas namun berteknologi 4K dengan optical zoom hingga 65 kali," imbuh Merry.

Dengan bentuk yang ringkas ia berharap mobilitas masyarakat yang tinggi bisa dipenuhi dengan kamera tersebut.

Dengan optical zoom yang panjang kamera saku itu bisa memenuhi kebutuhan gambar macro, telephoto, bahkan wide angel.

Merry tidak mengkhawatirkan ekspansi yang fokus di segmen kamera poket akan membuat DSLR atau Mirrorless menjadi lesu. Menurutnya, di kelas profesional memiliki loyalis pasar tersendiri.

"Tidak lah karena pengguna DSLR dan Mirrorless biasanya adalah production house, foto preweding atau nikah sekarang di setiap daerah-daerah terpencil juga sedang tumbuh, kalau segmen ini pasti akan selalu ada," tambahnya. (*)

Penulis: rival al-manaf
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved