Pensiun dan Tak Adanya Penerimaan Pegawai, Turunkan Modal Koperasi

Ketua KPRI Sepakat Kota Tegal, Ir. H. Nur Effendi, M.Si, jumlah anggota pada tahun 2017 sebanyak 1.138 dan turun menjadi 1.090 pada tahun 2018

Pensiun dan Tak Adanya Penerimaan Pegawai, Turunkan Modal Koperasi
Istimewa
Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Sepakat Kota Tegal yang dilaksanakan Kamis (21/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Pegawai yang pensiun dan tidak adanya penerimaan pegawai baru di Lingkungan Pemerintah Kota Tegal pada tahun 2017 dan 2018 ditengerai menyebabkan asset atau modal Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Sepakat turun.

Hal tersebut terungkap saat Rapat Anggota Tahunan (RAT) KPRI Sepakat Kota Tegal yang dilaksanakan Kamis (21/2/2019).

RAT KPRI Sepakat dibuka oleh Asisten Bidang Perekonomian Herlien Tedjo Oetami, SH  mewakili Wali Kota Tegal Drs. HM. Nursholeh, M.MPd dan dihadiri oleh Kepala Dinas Koperasi, UMKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Tegal Drs. Khairul Huda, M.Si, Ketua Dekopinda Kota Tegal H.M. Sipon Juanedi, Ketua KPRI Sepakat Ir. H. Nur Effendi dan para pengawas dan anggota KPRI Sepakat Kota Tegal.

Selain melaksanakan melaksanakan evaluasi dan menyusun program tahun selanjutnya, dalam RAT tersebut juga dilaksanakan pemilihan pengurus dan pengawas baru.  

Dari laporan yang disampaikan Ketua KPRI Sepakat Kota Tegal, Ir. H. Nur Effendi, M.Si, jumlah anggota pada tahun 2017 sebanyak 1.138 dan turun menjadi 1.090 pada tahun 2018.

Dengan rincian jumlah anggota awal tahun 2017 sebanyak 1.192 dan masuk sebanyak 17 orang namun keluar sebanyak 71 orang.

Sedangkan di tahun 2018, jumlah anggota awal sebanyak 1.138 dan masuk 10 orang namun ada 58 orang yang keluar.

Akibat berkurangnya anggota KPRI Sepakat mengakibatkan modal yang dihimpun turun dari tahun 2017 sebesar Rp. 8.846.641.121 menjadi Rp. 8.329.092.293. pada tahun 2018.

Modal berasal dari simpanan pokok, simpanan wajib, simpanan sukarela dan simpanan atau tabungan.

Ketua Persatuan Koperasi Pegawai Republik Indonesia (PKPRI) Kota Tegal, Rukman Tea mengatakan, permasalahan yang dihadapi koperasi fungsional atau koperasi dengan anggota PNS aktif hampir sama yakni jumlah aset yang dihimpun turun.

Halaman
1234
Editor: galih pujo asmoro
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved