Sejak Musim Lalu Pelatih Bhayangkara FC Belum Bisa Kalahkan PSIS Semarang

Bayu Nugroho bertekad mencetak gol melawan Bhayangkara FC di leg ke 2 babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion Moch Soebroto, Minggu (24/2/2019) sore

Sejak Musim Lalu Pelatih Bhayangkara FC Belum Bisa Kalahkan PSIS Semarang
ISTIMEWA
Para pemain PSIS Semarang merayakan gol saat pertandingan melawan Persibat Batang pada leg kedua 32 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Moch Soebroto, Magelang, Jumat (8/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Bayu Nugroho bertekad bisa kembali mencetak gol melawan Bhayangkara FC dalam laga leg ke 2 babak 16 besar Piala Indonesia di Stadion Moch Soebroto, Minggu (24/2/2019) sore.

Pemain yang sebelumnya mencetak gol di leg pertama dengan sebelumnya melakukan solo run itu kini memiliki motifasi lebih.

Salah satunya adalah faktor tuan rumah. Bermain di hadapan puluhan ribu suporter membuatnya ingin memberikan seluruh kekuatan yang dia punya.

"Kami ingin menampilkan seluruh kekuatan, inshaallah mencetak gol dan menang," terang Bayu Nugroho dalam jumpa pers sebelum laga, Sabtu (23/2/2019).

Hal senada juga disampaikan pelatih kepala PSIS Semarang Jafri Sastra. Ia yang akan pertama kali mengawal dari tepi lapangan di musim ini menyangkal komentar-komentar sebelumnya terkait kompetisi Piala Indonesia yang menurutnya bukan menjadi prioritas.

"Besok jelas kami akan fight, kenapa? Karena kami bermain di markas sendiri," tegas Jafri.

Ia mengaku di laga-laga PSIS Sebelumnya di Piala Indonesia ada campur tangannya. Hanya saja memang ia memberikan rekomendasi siapa yang bermain dan tidak dari jarak jauh.

"Karena bagi saya libur ya libur nggak ada pertandingan. Makanya saya bilang kemarin jadwalnya itu kurang menarik. Orang sudah libur masih ada main bola. Jadwalnya nggak menentu kaya ini dari 16 besar ke 8 besar nanti akan dimulai pada bulan Mei katanya, ini lama sekali," keluhnya.

Dengan jadwal yang tidak pasti itulah ia kemudian tidak menempatkan Piala Indonesia dalam kompetisi yang pas sebagai pemanasan Liga 1.

"Tapi intinya apapun itu kita harus merasa beruntung saja harus ada hal positif yang harus dimanfaatkan. Salah satunya gairah yang ada saat ini," tambahnya.

Halaman
12
Penulis: rival al-manaf
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved