Rutan Klas II B Batang Deklarasikan Zona Bersih Narkoba, Pungli dan Handphone

Rutan Klas II B Rowobelang Batang mendeklarasikan zona bebas narkoba, pungutan liar (pungli) dan handphone, Senin, (25/2/2019).

Rutan Klas II B Batang Deklarasikan Zona Bersih Narkoba, Pungli dan Handphone
Tribunjateng.com/Dina Indriani
Kepala Rutan Klas II B Batang, Yusup Gunawan usai deklarasi bersih narkoba di Lapangan Rutan, Senin (25/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM,BATANG - Rutan Klas II B Rowobelang Batang mendeklarasikan zona bebas narkoba, pungutan liar (pungli) dan handphone, Senin, (25/2/2019)

Penegasan komitmen seluruh pegawai rutan itu untuk mencegah adanya pelanggaran yang dilakukan terutama oleh warga binaan.

Kepala Rutan Batang, Yusup Gunawan mengatakan pihaknya semangat untuk terus menjaga zona bersih pengunaan handphone, pemungutan liar, dan narkoba.

Hal itu juga sebagai bentuk keseriusan dalam memerangi peredaran gelap narkoba di dalam rutan.

"Deklarasi ini sebagai bentuk penegasan bahwa kami berkomitmen serius memberantas narkoba, dan menyatakan Rutan Batang bersih dari handphone xan pungutan liar, ini juga bentuk akuntabilitas dan tanggung jawab kami pada publik dalam melayani masyarakat," tuturnya.

Menurut Yusup, pengawasan ketat harus dilakukan karena pemerintah pusat menilai masih ada peredaran narkotika di dalam rutan atau yang dikendalikan narapidana dari balik jeruji.

"Peraturan di Rutan ini kami perketat pelarangan penggunaan handphone, dan kepemilikan sangat kami tegaskan bahkan di kamar tahanan tidak kami sediakan stopkontak, jika ada pelanggaran itu kami berikan sanksi disiplin, hingga pemindahan lapas," jelasnya.

Dikatakannya, Rutan juga bekerjasama dengan pihak kepolisian dan Badan Narkotika Nasional (BNN) untuk melakukan pengecekan urine warga binaan serta petugas.

"Beberapa hari yang laku kami bekerjasam dengan BNN melakukan pengecekan, dan tes urine dan hasilnya alhamdulillah semua negatif dan bersih," ujarnya.

Yusup menambahkan pihaknya terus berupaya terus konsisten membangun zona integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi, Bersih, Melayani (WBBM).

"Ada beberapa aspek yang kita laksanakan, dari SDM yang disiplin dan merubah pola pikir, penataan tata laksana berdasarkan undang-undang dan SOP yang jelas, serta tidak hanya untuk warga binaan saja tapi juga masyarakat," pungkasnya. (din)

Penulis: dina indriani
Editor: muslimah
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved