Berikut Sasaran Program TMMD Sengkuyung Tahap I 2019 di Kabupaten Sragen

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) resmi dibuka Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno di Lapangan Desa Banyurip Kecamatan Jenar, Selasa (26/2/2019).

Berikut Sasaran Program TMMD Sengkuyung Tahap I 2019 di Kabupaten Sragen
TRIBUN JATENG/MAHFIRA PUTRI MAULANI
TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) resmi dibuka Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno di Lapangan Desa Banyurip Kecamatan Jenar, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) resmi dibuka Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno di Lapangan Desa Banyurip Kecamatan Jenar, Selasa (26/2/2019).

Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno mengatakan, peran serta Pemerintah Pusat dan daerah melalui TMMD menjadi suatu kekuatan untuk memajukan desa, menggali, mendayagunakan potensi daerah, serta mengatasi berbagai permasalahan masyarakat.

"Data Badan Pusat Statistik (BPS) per September 2018 mencatat jumlah penduduk miskin Jawa Tengah sebesar 3,87 juta orang atau 11,19 persen," terang Dedy.

Sebanyak 215 juta, penduduk miskin berada di pedesaan, untuk itulah pemerintah terus memfokuskan program penangulangan kemiskinan di sana.

"TMMD ini juga harus diarahkan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat dan meningkatkan kesehatan lingkungan," lanjut Dedy.

Dedy juga menambahkan, pemerintah harus terus mendorong dan mendampingi masyarakat desa secara berkreasi serta berinovasi untuk mengali dan mengoptimalkan potensi desa.

Hal seperti itu akan terus dilakukan agar lahir perusahaan baru dan lahir wirausaha sehingga masyarakat desa semakin sejahtera.

Dandim 0725 Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto menyampaikan sasaran dalam TMMD ini fisik dan non fisik.

"Sumber dana yang berasal dari dana APBD Provinsi Jawa Tengah Rp 265 juta dan APBD Kabupaten Sragen Rp 100 juta," jelas Letkol Kav Luluk.

Sasaran fisik dalam kegiatan TMMD seperti cor jalan sepanjang 1,201 meter, lebar 2,2 meter, dan tebal 12 sentimeter.

Selain itu juga ada pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) dan jambanisasi.

"Jika sasaran non fisik meliputi penyuluhan tentang Binkamtibmas dan bahaya narkoba, antisipasi terorisme, empat konsensus dasar berbangsa, peternakan dan perikanan, pertanian dan perkebunan, sosialisasi sertifikat, kesehatan lingkungan, dan pembinaan mental atau rohani," jelas Letkol Kav Luluk.

Pengerahan tenaga dalam TMMD ini sebanyak 140 orang. (Mahfira Putri Maulani)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved