Dandim 0725 Sragen: TMMD Adalah Wujud Operasi Bakti TNI Kepada Rakyat

TMMD Sengkuyung Tahap 1 Tahun Anggaran 2019 Kodim 0725 Sragen di Desa Banyurip Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen.

Dandim 0725 Sragen: TMMD Adalah Wujud Operasi Bakti TNI Kepada Rakyat
ISTIMEWA
Pembukaan TMMD Sengkuyung Tahap 1 TA 2019 Kodim 0725 Sragen di Lapangan Desa Banyurip Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen dilaksanakan, Selasa (26/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Upacara pembukaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap 1 Tahun Anggaran 2019 Kodim 0725 Sragen di Lapangan Desa Banyurip Kecamatan Jenar, Kabupaten Sragen dilaksanakan, Selasa (26/2/2019).

Selaku inspektur upacara Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno sebagai Dan Up Danramil 10 Tangen Kapten Arh Sugeng Riyanto.

Sambutan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo yang dibacakan Wakil Bupati Sragen Dedy Endriyatno mengatakan, TMMD ialah bagian cara pemerintah merawat dan mengikat kebersamaan serta kegotongroyongan.

"Apabila dikaitkan kondisi kebangsaan saat ini, sejarah telah mengantarkan semangat kebersamaan kegotong-royongan serta kesatuan dan persatuan sebagai senjata ampuh Indonesia dalam menghadapi segala permasalahan," jelas Dedy.

Menurutnya, ini adalah tantangan yang senantiasaa dirawat dan dijaga bersama.

Dia mewanti-wanti jangan sampai kapital sosial yang berharga ini luntur dan sirna tergerus berbagai perbedaan yang ada.

Lokasi yang dipilih dalam TMMD tahun ini ialah Desa Banyurip Kecamatan Jenar Kabupaten Sragen, dalam waktu pelaksanaan selama 30 hari mulai 26 Februari hingga 27 Maret 2019.

"Melalui TMMD ini mari gelorakan lagi semangat kolektivitas serta persatuan dan kesatuan seluruh elemen masyrakat yang ada," ujar Dedy.

"Mari bangun sarana prasarana, fasilitas umum, dan sosial yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat desa," lanjut dia.

Dandim 0725 Sragen Letkol Kav Luluk Setyanto mengatakan, TMMD yang dahulu dikenal ABRI Masuk Desa adalah wujud operasi bakti TNI.

"Ini juga merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan pemerintah daerah serta komponen bangsa lainnya," ujar Letkol Kav Luluk.

Pelaksanaan ini diharapkan terintegrasi bersama masyarakat guna meningkatkan akselerasi kegiatan pembangunan di daerah pedesaan.

"Kekuatan TNI yang sejatinya adalah pada rakyat karena adanya TNI karena rakyat, bersama rakyat TNI kuat," lanjutnya. (Mahfira Putri Maulani)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved