DUAR! Drum Oli Bekas Meledak, Seorang Karyawan PT Parkland World Indonesia Jepara Tewas

Seorang karyawan PT Parkland World Indonesia (PWI) Jepara tewas karena drum meledak, Kamis (28/2/2019).

DUAR! Drum Oli Bekas Meledak, Seorang Karyawan PT Parkland World Indonesia Jepara Tewas
Tribun Jateng/ Rifqi Gozali
Kendaran operasional milik Polsek Mayong melintas di depan PT Parkland World Indonesia (PWI) Mayong, Jepara, Kamis (28/2/2019).  

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Rifqi Gozali

TRIBUNJATENG.COM, JEPARA - Seorang karyawan PT Parkland World Indonesia (PWI) Jepara tewas karena drum meledak, Kamis (28/2/2019).

Korban bernama Abdul Wahab (41) merupakan karyawan di bagian enginering workshop.

Dari keterangan pengawas kerja, Taufik, kejadian terjadi sekitar pukul 07.30 WIB. Saat itu, katanya, masing-masing bawahannya yang berjumlah enam orang bekerja sesuai dengan tugasnya.

Saat kejadian, korban sedang memotong drum bekas menggunakan alat las. Ada empat drum yang akan dipotong. Drum pertama dan kedua tidak terjadi apa-apa. Namun, pada drum ketiga ternyata meledak mengenai korban hingga akhirnya tewas. Korban mengalami luka parah di bagian muka.

"Saat kejadian posisi saya membelakangi tempat kejadian. Posisi saya sekitar 20 meter dari TKP," kata Taufik.

Dia berujar, drum bekas yang ada berisi oli bekas. Baru kali ini terjadi meledak sehingga terdapat korban jiwa.

"Saat itu tiba-tiba suara duar! korban langsung tergeletak di lantai," kata Taufik.

Sementara, manajer PWI Jepara, Heriyanto mengatakan, mengatakan dia belum tahu persis kejadian tersebut. Sebab, saat kejadian dia tidak sedang di tempat kejadian.

Kapolsek Mayong, AKP Hendrik Irawan berujar, korban meninggal karena ledakan yang terjadi pada sebuah drum yang dipotong oleh korban. Pihaknya menduga, di dalam drum terdapat cairan namun belum diketahui jenisnya.

"Korban meninggal, dan setelah kejadian ditemukan karena kelalaian ada pengelasan drum yang isinya masih didalami," kata Hendrik.

Pihak Satreskrim Polres Jepara telah melakukan olah tempat kejadian perkara. Sementara jenazah korban telah dibawa ke PKU Muhammadiyah Mayong.

Berdasarkan alamat korban di kartu identitasnya, dia merupakan warga Serpong, Tangerang Selatan. Sementara jenazah kini telah dibawa pulang ke tanah kelahirannya, Madiun.

"Ini dimakamkam di Madiun. Keluarga mintanya dikebumikan di sana," kata istri korban, Purlina.(*)

Penulis: Rifqi Gozali
Editor: m nur huda
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved