Jembatan Bejingan Sragen Ditarget Rampung Oktober 2019, Anggaran Rp 5,4 Miliar

Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati meletakkan batu pertama pembangunan Jembatan Bejingan Masaran Kabupaten Sragen, Kamis (28/2/2019).

Jembatan Bejingan Sragen Ditarget Rampung Oktober 2019, Anggaran Rp 5,4 Miliar
ISTIMEWA
Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati lakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Bejingan Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, SRAGEN - Bupati Sragen Kusdinar Untung Yuni Sukowati lakukan peletakan batu pertama pembangunan Jembatan Bejingan Kecamatan Masaran Kabupaten Sragen, Kamis (28/2/2019).

Pembangunan Jembatan Bejingan ini menelan anggaran Rp 5.475.770.000 melalui APBD Kabupaten Sragen Tahun Anggaran 2019.

Yuni menyampaikan, pembangunan Jembatan Bejingan sempat tertunda beberapa kali karena beberapa hal.

"Pembangunan jembatan sempat dua kali diundur. Waktu itu kami harus mendesign ulang karena adanya pelebaran. Apabila hanya seperti ini nanti kurang kokoh," ujarnya.

Sesuai desain, Jembatan Bejingan memiliki panjang 30 meter dan lebar 7 meter.

"Alhamdulillah, 2019 bisa terwujud," terang Yuni.

Pembangunan Jembatan Bejingan ditargetkan Oktober 2019 selesai.

Rencananya nama jembatan yang menghubungkan Desa Pringanom, Pilang, Jati, dan Kliwonan ini akan diubah saat diresmikan.

Nama yang dapat merepresentasikan 4 desa yang saling berhubungan.

"Jembatan Bejingan kondisinya sudah menyedihkan. Jika dilewati sudah membahayakan," ujar Yuni.

Menurutnya, ketika jembatan tersebut selesai dibangun, diyakininya bakal mampu mengangkat pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat.

"Ini merupakan jembatan poros, ada kampung batik masaran yang menjadi kampung wisata," tambahnya. (Mahfira Putri Maulani)

Penulis: Mahfira Putri Maulani
Editor: deni setiawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved