Penjualan Sepeda Motor Diprediksi Masih Lesu Hingga Bulan Maret

Penjualan kendaraan sepeda motor diprediksi baru akan merangkak naik pada bulan April mendatang.

Penjualan Sepeda Motor Diprediksi Masih Lesu Hingga Bulan Maret
Istimewa
Perakitan : Pekerja melakukan perakitan sepeda motor Honda CB 150 Verza di pabrik beberapa waktu lalu. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Penjualan kendaraan sepeda motor diprediksi baru akan merangkak naik pada bulan April mendatang.

Beberapa faktor pendukungnya ialah selesainya musim bencana, usainya pemilu, dan semakin dekatnya hari raya Idul Fitri.

Hal itu dipaparkan oleh Marketing Manager Astra Motor Jateng Budi Hartanto. Ia menjelaskan banjir di beberapa kota di utara Pulau Jawa lalu sempat menyulitkan dari segi bisnis.

"Banyak bencana banjir itu menyulitkan segi bisnis saya rasa bukan hanya sepeda motor. Memang di awal tahun penjualan kami sedikit menurun sampai lima persen hingga tujuh persen. Tapi harapan kami setelah bencana, prediksi kami di bulan April market akan semakin membaik," terang Budi, Kamis (28/2/2019).

Ia mencontohkan pada Januari lalu misalnya. Pihaknya mampu menjual sepeda motor hingga 43,8 ribu unit. Angka itu dinilainya belum memuaskan mengingat target penjualan tahun ini sebesar 575 ribu unit.

"Untuk mencapai target itu makanya kami seharusnya menjual sebanyak 50 ribuan unit setiap satu bula. Harapan kami setelah April nanti penjualan akan meningkat hingga angka 60 ribuan per bulan," bebernya.

Ia menjelaskan kendala utama pertumbuhan bisnisnya saat ini ialah tentang ketersediaan produk. Untuk seri PCX saja misalnya saat ini masih inden.

"Kendala kami memang ada beberapa unit yang masih lama. Namun terus kami perbaiki harapannya segera distribusi produk lancar. Dan kami akan fokus di momen lebaran nanti untuk mendongkrak penjualan," ucapnya.

Berkaca dari tahun lalu, segmen motor matik menjadi penyumbang terbanyak penjualan sepeda motor Honda di Jateng. 92 persen dari penjualan tahun lalu diisi oleh skuter bertransmisi otomatis tersebut.

"Motor sport mungkin hanya sekitar empat persen. Maka kami memang akan fokua di segmen matik karena kontribusinya paling banyak. Kami lakukan peningkatan produksi, hingga penyegaran tampilan," pungkasnya. (*)

Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved