Warga Minta Ganti Rugi Rp 2,39 Miliar ke Yayasan Taswiquth Thullab Salafiyah Kudus

Seorang warga menuntut ganti rugi kepada Yayasan Taswiquth Thullan Salafiyah (TBS) Kabupaten Kudus sebesar Rp 2,39 miliar.

Warga Minta Ganti Rugi Rp 2,39 Miliar ke Yayasan Taswiquth Thullab Salafiyah Kudus
TRIBUN JATENG/RIFQI GOZALI
Sidang penyelesaian gugatan oleh warga atas Yayasan TBS di Pengadilan Negeri Kudus, Kamis (28/2/2019). 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Seorang warga menuntut ganti rugi kepada Yayasan Taswiquth Thullab Salafiyah (TBS) Kabupaten Kudus sebesar Rp 2,39 miliar.

Tuntutan itu merupakan ganti rugi atas kerusakan bangunan tempat tinggal dan kerugian immaterial.

Tuntutan itu telah diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Kudus. Kamis (28/2/2019) telah digelar sidang pemeriksaan setempat (PS) untuk mengetahui kerugian yang dialami material yang dialami oleh penggugat, Farida Kurniawati, warga Desa Langgardalem, Kecamatan Kota Kudus.

Gugatan yang dia layangkan karena dia merasa rugi akibat kerusakan di rumahnya pascapembangunan gedung Madrasah Ibtidaiyah (MI) TBS yang letaknya bersebelahan dengan rumahnya.

Menurutnya, setelah pembangunan MI TBS, terjadi keretakan di beberapa dinding kamar dan pagar tembok.

Rumah yang dibangun sejak 1993 itu, katanya, sudah sesuai konstruksi. Keretakan terjadi setelah pembangunan MI TBS.

"Sebelumnya sudah menempuh jalur musyawarah. Namun selama dua tahun belum ada penyelesaian," kata kuasa hukum Farida Kurniawati, Heryy Darman.

Dua Bendel Surat Suara Pileg 2019 Nyasar di KPU Kudus, Tertulis Nama Caleg Rembang

Menurutnya, selama dua tahun rumah tersebut tidak ditinggali karena dinilai membahayakan akibat retakan yang terjadi.

Sementara, kuasa hukum TBS, Yusuf Istanto berujar, sebelumnya sudah upaya mediasi.

Bahkan pihak TBS telah melakukan perbaikan sesuai dengan permintaan pemilik rumah.

Halaman
12
Penulis: Rifqi Gozali
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved