Wali Kota Semarang Ingin RS KRMT Wongsonegoro Berstandar Internasional Layaknya RS di Singapura

Wali Kota Semarang berinteraksi berkomitmen membuat Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro (RSWN) Kota Semarang bertaraf internasional seperti Singapura.

Wali Kota Semarang Ingin RS KRMT Wongsonegoro Berstandar Internasional Layaknya RS di Singapura
Istimewa
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi di dampingi Jajaran Direksi RSUD KRMT Wongsonegoro menerima tim Survei Akreditasi Standar Nasional Akreditasi Rumah Sakit (SNARS edisi 1) di RSUD KRMT Wongsonegoro Kota Semarang. 

TRIBUNJATENG.COM - Komitmen dan jaminan memberikan pelayanan kesehatan terbaik bagi warga Kota Semarang terus diupayakan Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi dalam berbagai kebijakannya.

Adapun salah satu gebrakannya adalah dengan meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC) sejak 1 November 2017 lalu.

Melalui program tersebut seluruh masyarakat Kota Semarang mendapatkan jaminan untuk dapat berobat secara gratis.

Komitmen dalam menyediakan layanan pengobatan bagi masyarakat tanpa biaya itu pun ditekankan oleh Wali Kota Semarang yang akrab disapa Hendi tersebut, ketika menerima tim Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) dalam rangka Survei Standart Nasional Arkreditasi Rumah Sakit, beberapa waktu lalu. 

“Untuk bidang kesehatan, targetnya jelas bahwa tidak boleh ada warga Kota Semarang yang susah dalam berobat. Jangan sampai karena tidak ada duit, lalu tidak mendapatkan pelayanan kesehatan,” tegas Wali Kota Semarang yang merupakan politisi PDI Perjuangan tersebut.

Pegawai Kecamatan dan Kelurahan di Semarang Selatan Lakukan Kerja Bakti dan PSN bersama di Mugassari

Menurut Hendi, pihaknya juga menekankan kepada seluruh jajaran pelayanan kesehatan di Kota Semarang untuk mengedepankan pelayanan kesehatan ketimbang administrasi.

"Jangan administrasi dulu, tetapi rawat dan dilayani dulu,” lanjut Wali Kota Semarang tersebut. 

Namun di sisi lain Hendi tidak menginginkan berjalannya program pengobatan gratis tersebut menurunkan kualitas pelayanan yang diberikan.

Untuk itu dirinya menjelaskan jika dalam berjalannya UHC, kerjasama lintas sektor menjadi kuncinya, mulai dari Rumah Sakit KRMT Wongsonegoro (RSWN) Kota Semarang, Dinas Kesehatan Kota Semarang, serta BPJS Kesehatan.

Dan dalam rangka mendorong pelayanan yang lebih baik di dalam program berobat gratis tersebut, Hendi optimis mampu mendorong RS KRMT Wongsonegoro sebagai rumah sakit negeri dengan standart internasional.

Halaman
12
Editor: suharno
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved