Bertemu Panser Biru, Hendi Komitmen Kawal PSIS di Liga 1

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimistis PSIS mampu kembali berjaya di liga 1.

Bertemu Panser Biru, Hendi Komitmen Kawal PSIS di Liga 1
ISTIMEWA
Hendi sapaan akrabnya saat bersilaturahmi dengan Korwil Panser Biru Kalibaru Pinggir Kali (KPK) di Kampung Kali Baru Timur 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Melihat materi pemain yang ada sekarang, keseriusan manajemen PSIS, serta kerja keras satgas mafia bola, Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi optimistis PSIS mampu kembali berjaya di liga 1.

Hal tersebut disampaikan Hendi sapaan akrabnya saat bersilaturahmi dengan Korwil Panser Kalibaru Pinggir Kali (KPK) di Kampung Kali Baru Timur, Kelurahan Bandarharjo, Minggu (3/3).

Selain Hendi dalam kesempatan tersebut hadir pula Ketua Korwil Panser Biru KPK Darmanto, Sekretaris Korwil Panser Biru KPK Suharto, Ketua Askot PSSI Kota Semarang Supriyadi, Ketua Umum DPP Panser Biru Kepareng.

Bagi Wali Kota Semarang yang juga politisi PDI Perjuangan tersebut, silaturahmi antara seluruh elemen yang cinta kepada PSIS Semarang harus terus dijaga, sehingga menjadi modal moril PSIS untuk bisa berjaya di Liga 1.

"Kemajuan sepak bola tergantung 3 hal yaitu pemain dan pelatih, pengurus dan supporternya. Kalau ketiganya kompak, Insya Allah hasilnya bisa seperti tim U-22 kemarin yang menjadi juara," tegas Hendi dengan penuh optimis.

"Untuk itu eksistensi Panser Biru sebagai suporter PSIS harus terus dijaga, serta ditingkatkan dalam mendukung tim kesayangan PSIS, dan tidak terjebak dalam bentuk-bentuk anarkisme," harapnya.

Lebih lanjut, menurut Hendi, kompetisi sepak bola Indonesia saat ini terus berbenah.

Diyakininya dengan adanya Satgas Anti Mafia Bola diyakini membuat kompetisi bersih dari berbagai kecurangan dan upaya pengaturan skor.

Hal ini akan mampu menjadi ajang bagi PSIS untuk kembali berjaya.

"Kita bisa lihat bagaimana sekarang Satgas Anti Mafia Bola telah bekerja begitu luar biasa membersihkan dunia persepakbolaan kita dari pihak-pihak yang tidak jelas, yang sering membuat kita kecewa. Keberadaan Satgas Anti Mafia Bola juga menjadi shock therapy bagi kepengurusan PSSI dan PSIS," ungkap Hendi memberikan optimisme kepada para pemain dan tim official.

Halaman
12
Penulis: Eka Yulianti Fajlin
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved